Hadapi Ancaman Perang dengan Rusia, Prajurit Jerman Gunakan Seragam Kamuflase Baru

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Konflik Dinasti Thaksin dan Hun Sen Picu Perang 2 Negara?

Selama bertahun-tahun, kementerian telah menolak penerapan pola tersebut secara penuh, tetapi kini rencana konkret telah disusun. Transisi bertahap ini akan dimulai pada tahun 2026, dengan implementasi penuh yang ditargetkan pada tahun 2028 dan 2029.

Perubahan ini dilakukan karena alasan taktis dan keamanan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Wehrwissenschaftliches Institut für Werk- und Betriebsstoffe, badan penelitian Angkatan Darat Jerman, menemukan bahwa pola multi-kamuflase memberikan penyembunyian yang lebih baik di berbagai lingkungan operasional, terutama di perkotaan.

Alasan lain untuk perubahan ini adalah untuk mencegah pasukan khusus terlihat mencolok selama operasi gabungan. Hingga saat ini, hanya unit elit seperti Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat (KSK) dan Komando Pasukan Khusus Angkatan Laut (KSM) yang mengenakan pola ini, sehingga mereka lebih mudah dikenali di lapangan.

Pola ini dianggap sangat adaptif, terutama mengingat perubahan iklim pada lanskap alam dan pengalaman medan perang baru-baru ini, termasuk invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Berita Terkini
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved