AS Tangkap Tukang Kayu Bernama Yesus

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:27 WIB
loading...
A A A
"Dia telah berkontribusi bagi komunitasnya, dan dia sangat dihormati di komunitas ini. Dia ingin menjadi bagian dari taman komunitas, dan dia adalah bagian besar darinya," paparnya.

"Dan ketika kami menanam tanaman, dia ada di sini dua hari seminggu untuk menyiramnya," imbuh McAneny.

Tanpa kredensial AS, Jesus Teran bekerja di berbagai pekerjaan, termasuk di toko swalayan dan mengantar barang sebagai pengemudi DoorDash, sebelum diterima magang sebagai tukang kayu pada musim dingin 2024, ujar mantan gurunya, Barbara Hopkins, kepada The Bulwark.

Lebih dari 20 surat dukungan, termasuk dari para pemimpin agama dan buruh terkemuka, telah dikirimkan kepada pihak berwenang atas nama Jesus Teran. Kampanye GoFundMe dan donasi melalui dukungan gereja telah disiapkan untuk membantu keluarganya.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal Pennsylvania, Conor Lamb, menulis di X: "Mungkin ini bisa menular ke orang Kristen. Di distrik lama saya, seorang tukang kayu serikat—yang secara harfiah bernama Yesus—di balik jeruji besi. Rekam jejak yang baik, anak-anak, gereja, pekerjaan. Berasal dari Venezuela pada 2021, tahun ketika TPS memberikan tunjangan bagi mereka. Ini gila."

Seorang pengacara telah mengajukan perintah pengadilan untuk pembebasan Jesus Teran dari tahanan. Para pendukung tetap berharap dengan menekankan urgensinya, karena keluarga dan teman-temannya belum dapat mengunjunginya secara langsung, dan bergantung pada panggilan telepon harian yang mahal untuk berkomunikasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved