5 Orang Tewas dalam Penembakan di Gedung Pencakar Langit Manhattan AS, Ini Pelakunya
Selasa, 29 Juli 2025 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Tamura memiliki izin untuk membawa senjata tersembunyi di negara bagian Nevada. "Kami yakin ini dilakukan oleh seorang diri," kata Tisch.
Menurutnya, pelaku keluar dari BMW yang terparkir di depan gedung perkantoran dan memasuki lobi sendirian. Dia kemudian menembaki seorang petugas NYPD dan menghujani lobi dengan peluru.
Pelaku lantas menuju ke lift, tempat dia menembak seorang petugas keamanan. Selanjutnya, pelaku naik ke lantai 33, tempat dia menembak orang lain sebelum diduga menembak dirinya sendiri di bagian dada.
Petugas menggeledah kendaraan pelaku setelah penembakan, dan menemukan selongsong senapan berisi peluru, revolver berisi peluru, amunisi dan magasin, sebuah ransel. "Dan obat yang diresepkan untuk Tamura," kata Tisch.
Motifnya saat ini sedang diselidiki, kata Wakil Direktur FBI Dan Bongino.
Seorang saksi mata di dalam gedung perkantoran Midtown pada saat penembakan terjadi menceritakan kepada ABC News bagaimana suasana di tempat kejadian ketika rekan-rekannya bersembunyi di balik pintu, tidak yakin dengan apa yang sedang terjadi.
"Kami mendengar beberapa tembakan beruntun dari lantai satu, dan banyak dari kami langsung bergegas masuk ke ruangan," kata Jessica Chen, menambahkan bahwa dia sedang berada di lantai dua gedung tersebut, menonton presentasi bersama sekitar 150 orang lainnya ketika penembakan dimulai.
"Beberapa orang keluar melalui pintu belakang, ke jalan. Yang lain, termasuk saya, berlari ke ruang konferensi, lalu akhirnya membarikade meja-meja di seberang pintu dan hanya diam saja," kata Chen.
Menurutnya, pelaku keluar dari BMW yang terparkir di depan gedung perkantoran dan memasuki lobi sendirian. Dia kemudian menembaki seorang petugas NYPD dan menghujani lobi dengan peluru.
Pelaku lantas menuju ke lift, tempat dia menembak seorang petugas keamanan. Selanjutnya, pelaku naik ke lantai 33, tempat dia menembak orang lain sebelum diduga menembak dirinya sendiri di bagian dada.
Petugas menggeledah kendaraan pelaku setelah penembakan, dan menemukan selongsong senapan berisi peluru, revolver berisi peluru, amunisi dan magasin, sebuah ransel. "Dan obat yang diresepkan untuk Tamura," kata Tisch.
Motifnya saat ini sedang diselidiki, kata Wakil Direktur FBI Dan Bongino.
Seorang saksi mata di dalam gedung perkantoran Midtown pada saat penembakan terjadi menceritakan kepada ABC News bagaimana suasana di tempat kejadian ketika rekan-rekannya bersembunyi di balik pintu, tidak yakin dengan apa yang sedang terjadi.
"Kami mendengar beberapa tembakan beruntun dari lantai satu, dan banyak dari kami langsung bergegas masuk ke ruangan," kata Jessica Chen, menambahkan bahwa dia sedang berada di lantai dua gedung tersebut, menonton presentasi bersama sekitar 150 orang lainnya ketika penembakan dimulai.
"Beberapa orang keluar melalui pintu belakang, ke jalan. Yang lain, termasuk saya, berlari ke ruang konferensi, lalu akhirnya membarikade meja-meja di seberang pintu dan hanya diam saja," kata Chen.
Lihat Juga :