Moskow Balas Ultimatum Trump: Rusia Bukanlah Israel atau Iran!
Selasa, 29 Juli 2025 - 08:53 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun Trump telah kembali melibatkan Rusia secara diplomatis dan mendorong Kyiv untuk memasuki perundingan damai langsung dengan Moskow, dia semakin menunjukkan ketidaksabarannya dengan kecepatan negosiasi.
Awal bulan ini, setelah mengeluarkan ultimatum awalnya, presiden AS itu melanjutkan bantuan militer AS ke Ukraina melalui NATO.
Rusia telah lama mengecam pasokan senjata blok militer pimpinan AS ke Ukraina, dengan alasan mereka menjadikan sponsor Barat-nya Kyiv sebagai pihak dalam konflik tersebut, yang dianggap Moskow sebagai perang proksi.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa meskipun Rusia pada dasarnya berperang melawan seluruh Barat sendirian, dan Rusia tidak akan mundur dari tuntutan keamanan utamanya dalam konflik tersebut.
"Jangan menyeret Ukraina ke NATO, jangan ekspansi NATO sama sekali," kata diplomat tinggi itu pada hari Senin. "Itu sudah meluas hingga ke perbatasan kami."
Awal bulan ini, setelah mengeluarkan ultimatum awalnya, presiden AS itu melanjutkan bantuan militer AS ke Ukraina melalui NATO.
Rusia telah lama mengecam pasokan senjata blok militer pimpinan AS ke Ukraina, dengan alasan mereka menjadikan sponsor Barat-nya Kyiv sebagai pihak dalam konflik tersebut, yang dianggap Moskow sebagai perang proksi.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa meskipun Rusia pada dasarnya berperang melawan seluruh Barat sendirian, dan Rusia tidak akan mundur dari tuntutan keamanan utamanya dalam konflik tersebut.
"Jangan menyeret Ukraina ke NATO, jangan ekspansi NATO sama sekali," kata diplomat tinggi itu pada hari Senin. "Itu sudah meluas hingga ke perbatasan kami."
(mas)
Lihat Juga :