Pemberontak Pro-ISIS Serang Gereja Katolik di Kongo, Tewaskan 34 Orang

Senin, 28 Juli 2025 - 10:54 WIB
loading...
A A A
Duranthabo mengutuk kekerasan yang terjadi di kota yang menurutnya merupakan tempat para pejabat keamanan berada. Dia menyerukan intervensi militer segera, memperingatkan bahwa "musuh masih berada di dekat kota kita."

Kongo Timur telah mengalami serangan mematikan dalam beberapa tahun terakhir oleh kelompok-kelompok bersenjata, termasuk ADF dan kelompok teroris yang didukung Rwanda.

ADF, yang memiliki hubungan dengan ISIS, beroperasi di wilayah perbatasan antara Uganda dan Kongo dan seringkali menargetkan warga sipil. Kelompok tersebut menewaskan puluhan orang di Ituri awal bulan ini dalam apa yang digambarkan oleh juru bicara PBB sebagai pertumpahan darah.

ADF dibentuk oleh berbagai kelompok kecil di Uganda pada akhir 1990-an menyusul dugaan ketidakpuasan terhadap Presiden Yoweri Museveni. Pada tahun 2002, menyusul serangan militer oleh pasukan Uganda, kelompok tersebut memindahkan kegiatannya ke negara tetangga, Kongo, dan sejak itu bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan warga sipil.

Pada tahun 2019, kelompok tersebut menyatakan kesetiaan kepada ISIS. Angkatan Darat Kongo (FARDC) telah lama berjuang untuk membendung kelompok tersebut, terutama di tengah konflik baru yang melibatkan gerakan teroris M23 yang didukung oleh negara tetangga, Rwanda.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved