Pemberontak Pro-ISIS Serang Gereja Katolik di Kongo, Tewaskan 34 Orang

Senin, 28 Juli 2025 - 10:54 WIB
loading...
Pemberontak Pro-ISIS...
Pemberontak pro-ISIS menyerang gereja dan membakar rumah serta toko di Kongo. Sebanyak 34 orang tewas. Foto/Bhaskar English
A A A
GOMA - Kelompok pemberontak pro-ISIS telah menyerang sebuah gereja Katolik di Kongo timur pada hari Minggu. Serangan mengejutkan ini menewaskan 34 orang.

Dieudonne Duranthabo, koordinator masyarakat sipil di Komanda, Provinsi Ituri, mengatakan kepada The Associated Press (AP), Senin (28/7/2025), bahwa para penyerang menyerbu gereja di kota Komanda sekitar pukul 01.00 dini hari. Beberapa rumah dan toko juga dibakar.

"Jenazah para korban masih berada di lokasi tragedi, dan para relawan sedang mempersiapkan cara untuk menguburkan mereka di kuburan massal yang sedang kami siapkan di kompleks gereja Katolik," kata Duranthabo.

Baca Juga: Konflik Pecah di Kongo, 70 Orang Kristen Dipenggal di Gereja

Rekaman video dari lokasi kejadian yang dibagikan daring menunjukkan bangunan dan jenazah-jenazah yang terbakar di lantai gereja. Mereka yang berhasil mengidentifikasi beberapa korban meratap, sementara yang lain berdiri dalam keterkejutan.

Setidaknya lima orang lainnya tewas dalam serangan sebelumnya di desa Machongani di dekatnya.

"Mereka membawa beberapa orang ke semak-semak; kami tidak tahu tujuan atau jumlah mereka," kata Lossa Dhekana, seorang pemimpin masyarakat sipil di Ituri, kepada AP.

Kedua serangan tersebut diyakini dilakukan oleh anggota Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) yang bersenjatakan senapan dan parang.

Letnan Jules Ngongo, juru bicara militer Kongo di Ituri, mengonfirmasi setidaknya 10 korban jiwa dalam serangan di gereja Komanda. Namun, Radio Okapi yang didukung PBB melaporkan 43 kematian, mengutip sumber keamanan.

Para penyerang dilaporkan berasal dari sebuah kubu pertahanan sekitar 12 kilometer (7 mil) dari Komanda dan melarikan diri sebelum pasukan keamanan tiba.

Duranthabo mengutuk kekerasan yang terjadi di kota yang menurutnya merupakan tempat para pejabat keamanan berada. Dia menyerukan intervensi militer segera, memperingatkan bahwa "musuh masih berada di dekat kota kita."

Kongo Timur telah mengalami serangan mematikan dalam beberapa tahun terakhir oleh kelompok-kelompok bersenjata, termasuk ADF dan kelompok teroris yang didukung Rwanda.

ADF, yang memiliki hubungan dengan ISIS, beroperasi di wilayah perbatasan antara Uganda dan Kongo dan seringkali menargetkan warga sipil. Kelompok tersebut menewaskan puluhan orang di Ituri awal bulan ini dalam apa yang digambarkan oleh juru bicara PBB sebagai pertumpahan darah.

ADF dibentuk oleh berbagai kelompok kecil di Uganda pada akhir 1990-an menyusul dugaan ketidakpuasan terhadap Presiden Yoweri Museveni. Pada tahun 2002, menyusul serangan militer oleh pasukan Uganda, kelompok tersebut memindahkan kegiatannya ke negara tetangga, Kongo, dan sejak itu bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan warga sipil.

Pada tahun 2019, kelompok tersebut menyatakan kesetiaan kepada ISIS. Angkatan Darat Kongo (FARDC) telah lama berjuang untuk membendung kelompok tersebut, terutama di tengah konflik baru yang melibatkan gerakan teroris M23 yang didukung oleh negara tetangga, Rwanda.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
Mali Kacau! Separatis...
Mali Kacau! Separatis Serang Basis Militer Seluruh Negeri, Menhan Camara Tewas
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved