Negara-negara Arab Kecam Turki dan Iran karena Terlalu Ikut Campur
Kamis, 10 September 2020 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Kesepakatan yang ditengahi AS antara UEA dan Israel berusaha untuk membangun hubungan yang dinormalisasi dengan imbalan penghentian aneksasi Israel atas wilayah Palestina.
Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash mengatakan perjanjian UEA-Israel menciptakan momentum baru untuk perdamaian dan menegaskan kembali dukungan negaranya untuk solusi dua negara.
Gargash menambahkan posisi UEA dalam mendukung perjuangan Palestina adalah ciri khas kebijakan negara sejak didirikan dan akan tetap demikian di masa depan.
Menteri tersebut juga mengutuk aktivitas Turki di wilayah tersebut, dengan mengatakan aktivitas baru-baru ini di Mediterania Timur merusak keamanan dan keselamatan lalu lintas maritim di perairan Mediterania, yang jelas melanggar hukum dan konvensi internasional yang relevan dan pelanggaran terhadap kedaulatan negara.
"Campur tangan Iran dalam urusan dalam negeri negara-negara Arab terus berlanjut melalui dukungannya untuk milisi dan kelompok bersenjata di beberapa negara Arab, dan Teheran terus mengancam keamanan dan keselamatan lalu lintas maritim dan pasokan energi di perairan kawasan," imbuh Gargash, yang dilansir Gulf News, Kamis (10/9/2020).
Para menteri Liga Arab juga menegaskan solidaritas penuh mereka dengan Sudan saat mengatasi banjir yang menghancurkan dan menyatakan dukungannya kepada Lebanon.
Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash mengatakan perjanjian UEA-Israel menciptakan momentum baru untuk perdamaian dan menegaskan kembali dukungan negaranya untuk solusi dua negara.
Gargash menambahkan posisi UEA dalam mendukung perjuangan Palestina adalah ciri khas kebijakan negara sejak didirikan dan akan tetap demikian di masa depan.
Menteri tersebut juga mengutuk aktivitas Turki di wilayah tersebut, dengan mengatakan aktivitas baru-baru ini di Mediterania Timur merusak keamanan dan keselamatan lalu lintas maritim di perairan Mediterania, yang jelas melanggar hukum dan konvensi internasional yang relevan dan pelanggaran terhadap kedaulatan negara.
"Campur tangan Iran dalam urusan dalam negeri negara-negara Arab terus berlanjut melalui dukungannya untuk milisi dan kelompok bersenjata di beberapa negara Arab, dan Teheran terus mengancam keamanan dan keselamatan lalu lintas maritim dan pasokan energi di perairan kawasan," imbuh Gargash, yang dilansir Gulf News, Kamis (10/9/2020).
Para menteri Liga Arab juga menegaskan solidaritas penuh mereka dengan Sudan saat mengatasi banjir yang menghancurkan dan menyatakan dukungannya kepada Lebanon.
(min)
Lihat Juga :