Terancam Perang, Jerman Kembangkan Kecoak Mata-mata

Jum'at, 25 Juli 2025 - 20:30 WIB
loading...
Terancam Perang, Jerman...
Swarm Biotactics mengembangkan kecoak yang dikendalikan untuk menjadi pengintai. Foto/Nexta/X
A A A
BERLIN - Jerman berinvestasi besar-besaran dalam teknologi perang futuristik, termasuk kecoak pengintai dan robot bertenaga AI, sebagai bagian dari upaya militerisasinya. Reuters melaporkan hal itu pada hari Rabu (23/7/2025).

Media berita tersebut berbicara dengan dua lusin eksekutif, investor, dan pembuat kebijakan untuk mengkaji bagaimana ekonomi terbesar Uni Eropa ini bertujuan memainkan peran sentral dalam persenjataan kembali benua tersebut.

Kanselir Friedrich Merz baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meningkatkan anggaran militer Jerman secara keseluruhan menjadi 153 miliar euro (USD180 miliar) pada tahun 2029, naik dari 86 miliar euro tahun ini.

Ia berjanji mengalokasikan 3,5% dari PDB untuk pertahanan di bawah kerangka kerja NATO yang baru guna melawan apa yang disebutnya sebagai ancaman langsung dari Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menepis kekhawatiran Barat tentang agresi Rusia sebagai "omong kosong", menuduh NATO menggunakan rasa takut untuk membenarkan peningkatan anggaran militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved