Korban Serangan Roket Kamboja Bertambah, 9 Warga Sipil Thailand Tewas
Kamis, 24 Juli 2025 - 18:47 WIB
loading...
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di toko swalayan di kompleks SPBU PTT di Ban Phue, Tambon Nong Ya Lat, Distrik Kantharalak, Si Sa Ket, setelah serangan Kamboja di tempat tersebut pada hari Kamis (24/7/2025). Foto/Tentara Kerajaan Thailand
A
A
A
BANGKOK - Jumlah korban jiwa akibat serangan Kamboja terhadap wilayah sipil Thailand telah meningkat menjadi sembilan orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun. Tak hanya itu, 14 orang mengalami luka-luka, menurut militer Thailand.
Tentara Kerajaan Thailand mengonfirmasi pada hari Kamis (24/7/2025) bahwa wilayah sipil terkena tembakan pendukung, yang mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, dan kerusakan properti setelah pasukan Kamboja melancarkan serangan artileri ke wilayah Thailand menyusul serangan pagi hari terhadap pangkalan militer Thailand di dekat kuil Ta Muen Thom di provinsi Surin.
Wilayah yang terdampak di empat provinsi, yaitu Sisaket, Surin, Ubon Ratchathani, dan Buriram, meliputi:
Ban Phue di tambon Nong Ya Lat, distrik Kantharalak, Sisaket, sebanyak enam warga sipil tewas dan 10 orang luka-luka di dekat pom bensin PTT.
Ban Chorak di tambon Dan, distrik Kap Choeng, Surin, sebanyak dua warga sipil tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun, dan dua orang luka-luka.
Ban Kut Chiang Mun, Ban Chan La, dan Ban Phon Thong di tambon Dom Pradit, distrik Nam Yuen, Ubon Ratchathani, satu warga sipil tewas, satu orang lainnya luka-luka.
Ban Khilek di tambon Ban Kruat, distrik Ban Kruat, Buriram, kerusakan terjadi pada properti pertanian dan ternak.
Desa Moo 16 di tambon Ban Kruat, satu warga sipil luka-luka.
Ban Nong Raet di tambon Bak Dai, distrik Phanom Dong Rak, Surin, kerusakan perumahan dilaporkan.
Rumah penduduk desa Boonluam Thongwiset di Desa 9 di tambon Dom Pradit, rumahnya mengalami kerusakan.
Militer menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi kedaulatan dan warga negara Thailand, dengan menyatakan siap mengambil semua tindakan militer yang diperlukan sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran prinsip-prinsip kemanusiaan.
"Militer Kerajaan Thailand mengutuk keras tindakan kekerasan yang menargetkan warga sipil oleh pasukan Kamboja," bunyi pernyataan tersebut.
Militer menyatakan, "Thailand siap untuk mempertahankan kedaulatannya dan melindungi rakyatnya dari tindakan tidak manusiawi tersebut."
Di distrik Kap Choeng, Surin, dua orang tewas dan dua lainnya luka-luka ketika roket BM-21 yang ditembakkan dari Kamboja menghantam desa mereka.
Evakuasi hingga 40.000 penduduk ke tempat penampungan darurat sedang berlangsung.
Bupati Sutthiroj Charoenthanasak mengonfirmasi dua roket menghantam desa tersebut pada pukul 09.40 pagi saat penduduk sedang menunggu evakuasi.
Empat orang terluka, dan dua orang kemudian meninggal di rumah sakit: seorang anak berusia 12 tahun dan seorang dewasa.
Pihak berwenang mengevakuasi penduduk dari 86 desa ke tempat penampungan darurat di sekolah-sekolah di distrik Prasat, Surin, yang berdekatan.
Sutthiroj mengatakan kapasitas tempat penampungan memadai dan sebagian besar pengungsi telah tiba dengan selamat.
“Para pejabat belum meninjau lokasi serangan karena kekhawatiran akan berlanjutnya tembakan artileri Kamboja,” ungkap dia.
Pasien di Kap Choeng dievakuasi dari rumah sakit Phanom Dong Rak dan Kap Choeng setelah roket jatuh di dekat reruntuhan kuil Ta Muen. Laporan korban lebih lanjut belum tersedia.
“Di Si Sa Ket, dua orang dilaporkan tewas dan banyak warga sipil lainnya terluka ketika roket Kamboja jatuh ke satu supermarket di satu pom bensin di Ban Phue,” papar gubernur provinsi Watthana Phutthichat.
Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Thailand melaporkan dua korban tewas di supermarket tersebut adalah pelajar. Seorang reporter Thaipbs mengatakan jenazah mereka ditemukan di reruntuhan.
Region Angkatan Darat ke-2 mengunggah video insiden tersebut di halaman Facebook mereka pukul 11.30 pagi.
Baca juga: Roket Kamboja Tewaskan 4 Warga Sipil Thailand di 2 Provinsi
Tentara Kerajaan Thailand mengonfirmasi pada hari Kamis (24/7/2025) bahwa wilayah sipil terkena tembakan pendukung, yang mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, dan kerusakan properti setelah pasukan Kamboja melancarkan serangan artileri ke wilayah Thailand menyusul serangan pagi hari terhadap pangkalan militer Thailand di dekat kuil Ta Muen Thom di provinsi Surin.
Wilayah yang terdampak di empat provinsi, yaitu Sisaket, Surin, Ubon Ratchathani, dan Buriram, meliputi:
Ban Phue di tambon Nong Ya Lat, distrik Kantharalak, Sisaket, sebanyak enam warga sipil tewas dan 10 orang luka-luka di dekat pom bensin PTT.
Ban Chorak di tambon Dan, distrik Kap Choeng, Surin, sebanyak dua warga sipil tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun, dan dua orang luka-luka.
Ban Kut Chiang Mun, Ban Chan La, dan Ban Phon Thong di tambon Dom Pradit, distrik Nam Yuen, Ubon Ratchathani, satu warga sipil tewas, satu orang lainnya luka-luka.
Ban Khilek di tambon Ban Kruat, distrik Ban Kruat, Buriram, kerusakan terjadi pada properti pertanian dan ternak.
Desa Moo 16 di tambon Ban Kruat, satu warga sipil luka-luka.
Ban Nong Raet di tambon Bak Dai, distrik Phanom Dong Rak, Surin, kerusakan perumahan dilaporkan.
Rumah penduduk desa Boonluam Thongwiset di Desa 9 di tambon Dom Pradit, rumahnya mengalami kerusakan.
Militer menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi kedaulatan dan warga negara Thailand, dengan menyatakan siap mengambil semua tindakan militer yang diperlukan sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran prinsip-prinsip kemanusiaan.
"Militer Kerajaan Thailand mengutuk keras tindakan kekerasan yang menargetkan warga sipil oleh pasukan Kamboja," bunyi pernyataan tersebut.
Militer menyatakan, "Thailand siap untuk mempertahankan kedaulatannya dan melindungi rakyatnya dari tindakan tidak manusiawi tersebut."
Desa-desa di Thailand Terkena Roket Kamboja
Di distrik Kap Choeng, Surin, dua orang tewas dan dua lainnya luka-luka ketika roket BM-21 yang ditembakkan dari Kamboja menghantam desa mereka.
Evakuasi hingga 40.000 penduduk ke tempat penampungan darurat sedang berlangsung.
Bupati Sutthiroj Charoenthanasak mengonfirmasi dua roket menghantam desa tersebut pada pukul 09.40 pagi saat penduduk sedang menunggu evakuasi.
Empat orang terluka, dan dua orang kemudian meninggal di rumah sakit: seorang anak berusia 12 tahun dan seorang dewasa.
Pihak berwenang mengevakuasi penduduk dari 86 desa ke tempat penampungan darurat di sekolah-sekolah di distrik Prasat, Surin, yang berdekatan.
Sutthiroj mengatakan kapasitas tempat penampungan memadai dan sebagian besar pengungsi telah tiba dengan selamat.
“Para pejabat belum meninjau lokasi serangan karena kekhawatiran akan berlanjutnya tembakan artileri Kamboja,” ungkap dia.
Pasien di Kap Choeng dievakuasi dari rumah sakit Phanom Dong Rak dan Kap Choeng setelah roket jatuh di dekat reruntuhan kuil Ta Muen. Laporan korban lebih lanjut belum tersedia.
“Di Si Sa Ket, dua orang dilaporkan tewas dan banyak warga sipil lainnya terluka ketika roket Kamboja jatuh ke satu supermarket di satu pom bensin di Ban Phue,” papar gubernur provinsi Watthana Phutthichat.
Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Thailand melaporkan dua korban tewas di supermarket tersebut adalah pelajar. Seorang reporter Thaipbs mengatakan jenazah mereka ditemukan di reruntuhan.
Region Angkatan Darat ke-2 mengunggah video insiden tersebut di halaman Facebook mereka pukul 11.30 pagi.
Baca juga: Roket Kamboja Tewaskan 4 Warga Sipil Thailand di 2 Provinsi
(sya)
Lihat Juga :