Trump: AS Punya Senjata Nuklir yang Belum Pernah Dilihat Rusia dan China

Kamis, 10 September 2020 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Ketika dokumen Tinjuan Postur Nuklir diterbitkan pada Februari 2018, saran untuk membuat bom nuklir tersebut menuai kecaman luas, karena pilihan perangkat nuklir berkekuatan rendah dapat membuat penggunaan senjata itu tampak lebih cocok bagi Gedung Putih.

Ketika Kepala Staf Gabungan secara tidak sengaja menerbitkan dokumen berjudul "Nuclear Weapons: Planning and Targeting” pada Juni 2019, kecemasan itu menjadi jauh lebih gamblang. (Baca juga: Rusia Rilis Video Ledakan Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat Sejagad )

Dokumen tersebut, yang dengan cepat dihapus tetapi sudah disimpan oleh Federasi Ilmuwan Amerika, menjelaskan bagaimana komandan dapat memperkenalkan senjata nuklir ke dalam teater operasi jika mereka dapat menciptakan kondisi untuk hasil yang menentukan dan pemulihan stabilitas strategis.

Kemudian bulan lalu, Pusat Senjata Nuklir Angkatan Udara AS mem-posting permintaan informasi untuk kontraktor dengan gagasan tentang peningkatan hipersonik ke rudal balistik antarbenua, yang digunakan AS untuk mengirimkan serangan nuklir.

Ketika ditanya tentang hal itu, Angkatan Udara AS dengan cepat mencabut pemberitahuan tersebut dan dengan tekun membantah mengejar senjata nuklir hipersonik, dengan menunjuk pada janji yang ada untuk tidak melakukannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved