Belgia Tangkap dan Periksa 2 Tentara Israel Terkait Kejahatan Perang di Gaza

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:45 WIB
loading...
Belgia Tangkap dan Periksa...
Tentara Israel mendokumentasikan kejahatan perang mereka di Gaza. Foto/Israel Genocide Tracker
A A A
BRUSSEL - Kepolisian federal Belgia menangkap dan memeriksa dua tentara Israel yang "dituduh secara kredibel melakukan kejahatan perang di Gaza", menurut Hind Rajab Foundation (HRF). Lembaga itu menggambarkan langkah Belgia sebagai "titik balik dalam upaya global mencapai akuntabilitas."

“Tindakan ini merupakan tanggapan atas pengaduan hukum mendesak yang diajukan HRF dan Global Legal Action Network (GLAN) awal pekan ini,” ungkap organisasi tersebut dalam pernyataan pada hari Senin (21/7/2025).

"Para tersangka diidentifikasi dan ditangkap dengan unjuk kekuatan yang jelas di festival Tomorrowland di Boom. Setelah ditahan, mereka diinterogasi secara resmi dan dibebaskan," papar pernyataan HRF yang berbasis di Belgia.

Kejaksaan Federal Belgia telah mengonfirmasi penyelidikan kriminal "sedang berlangsung," menurut pernyataan tersebut.

Tidak Ada Impunitas Permanen


Yayasan tersebut menyebut perkembangan ini sebagai "langkah maju yang signifikan."

"Ini menandakan Belgia telah mengakui yurisdiksinya di bawah hukum internasional dan menangani tuduhan tersebut dengan keseriusan yang semestinya," papar pernyataan organisasi tersebut.

“Di saat terlalu banyak pemerintah yang bungkam, tindakan ini mengirimkan pesan yang jelas: bukti kredibel atas kejahatan internasional harus ditanggapi dengan respons hukum — bukan ketidakpedulian politik,” tegas lembaga itu.

Menyambut baik langkah tersebut, HRF mengatakan, “Tanpa mengklaim keadilan telah ditegakkan — belum. Namun kami yakin sesuatu yang penting telah dimulai.”

“Untuk pertama kalinya di Eropa, tersangka warga Israel yang terkait dengan kejahatan di Gaza telah menjalani penangkapan dan interogasi resmi. Hal ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kekuatan hukum dan kemauan untuk menerapkannya,” lanjut pernyataan tersebut.

HRF juga mengatakan, “Perkembangan ini membuktikan kepada mereka yang percaya bahwa impunitas bersifat permanen, momen ini menunjukkan impunitas tidaklah permanen.”

Seruan untuk Menyelidiki Sepenuhnya


Berjanji untuk terus mendukung proses yang sedang berlangsung, HRF meminta otoritas Belgia “untuk melanjutkan penyelidikan secara penuh dan independen.”

Menurut Times of Israel, Kementerian Luar Negeri Israel mengonfirmasi penangkapan kedua warga Israel tersebut dengan mengatakan Kementerian dan militer Israel "telah menangani masalah ini dan sedang menghubungi keduanya."

Pada Oktober tahun lalu, HRF mengajukan pengaduan ke Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) terhadap 1.000 tentara Israel atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida di Gaza.

Yayasan ini dinamai Hind Rajab, seorang gadis berusia enam tahun yang tewas, bersama enam anggota keluarganya dan dua paramedis, oleh serangan brutal pasukan Israel di Gaza tahun lalu.

Baca juga: Menlu Iran Tegaskan Tak Pernah Berusaha Hapus Israel dari Peta
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved