Menlu Retno Sebut Myanmar Rumah Bagi Rohingya

Kamis, 10 September 2020 - 04:32 WIB
loading...
Menlu Retno Sebut Myanmar...
Menlu Retno Marsudi mengatakan Myanmar adalah rumah bagi etnis Rohingya. Foto/Kemlu
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendesak Myanmar untuk menyelesaikan permasalahan terkait etnis Rohingya. Hal ini dimaksudkan agar pemulangan para pengungsi Rohingya dapat dilakukan secara sukarela, aman dan bemanfaat.

Ratusan ribu etnis Rohingya meninggalkan Myanmar setelah menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan militer negara itu. PBB menyebut apa yang dilakukan oleh militer Myanmar adalah aksi genosida, yang dibantah dengan tegas oleh Myanmar.(Baca juga: Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua )

"Bagi Indonesia , Myanmar adalah rumah bagi saudara-sadara kita Rohingya, dan mereka harus terus dilindungi," kata Retno pada pertemuan tingkat tinggi para Menlu ASEAN (AMM) ke-53 yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (9/9/2020).

Dalam pertemuan itu, Retno mengungkapkan bahwa Indonesia pada 7 September, telah menerima 296 orang Rohingya. Sedangkan pada tanggal 24 Juni, Indonesia menerima 99 orang.

"Apa yang dilakukan Indonesia tentunya didasarkan pertimbangan kemanusian untuk menampung mereka secara temporer atau sementara," kata Retno.

Namun demikian, kata Retno, Indonesia menekankan bahwa akar permasalahan atau core issue dari situasi ini harus diselesaikan. Oleh karena itu, Indonesia mendesak agar Myanmar, dengan bantuan negara ASEAN, dapat menyelesaikan core issue tersebut.(Baca juga: 3 Tahun Berlalu, Pengungsi Rohingya Kian Menderita )

Selain itu, Indonesia juga menekankan pentingnya kerja sama untuk melawan kejahatan lintas batas, termasuk penyelundupan manusia; karena diduga para pengungsi Rohingya merupakan korban dari kejahatan lintas batas.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
Lebih dari 2.000 Orang...
Lebih dari 2.000 Orang Tewas akibat Gempa Myanmar, 700 Muslim Meninggal di Masjid
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Gempa Myanmar-Thailand Melebihi 1.600 Orang
6 Negara yang Merayakan...
6 Negara yang Merayakan Idulfitri pada Senin 31 Maret 2025
Gempa Myanmar Terjadi...
Gempa Myanmar Terjadi saat Salat Jumat, 50 Masjid Rusak, Lebih 1.000 Orang Tewas
USGS Prediksi Jumlah...
USGS Prediksi Jumlah Korban Tewas akibat Gempa Myanmar Lebih dari 10.000 Jiwa
Meme Trump dan Penguin...
Meme Trump dan Penguin Viral Setelah AS Kenakan Tarif Pada Pulau Tanpa Penduduk
Negaranya Dilanda Gempa...
Negaranya Dilanda Gempa Tewaskan 3.100 Orang Lebih, Pemimpin Myanmar Kunjungan Luar Negeri
Rekomendasi
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, Jalur Pantura Cirebon Macet
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
Berita Terkini
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
25 menit yang lalu
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
1 jam yang lalu
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
2 jam yang lalu
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
3 jam yang lalu
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
4 jam yang lalu
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
5 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved