Jet Tempur yang Jatuh di Sekolah dan Tewaskan 20 Orang Merupakan Buatan China
Selasa, 22 Juli 2025 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah sementara Muhammad Yunus mengumumkan hari berkabung nasional pada hari Selasa.
Yunus menyampaikan duka cita dan kesedihan yang mendalam atas insiden tersebut dalam sebuah unggahan di X.
"Kerugian yang dialami oleh Angkatan Udara, para siswa, orang tua, guru, dan staf Milestone School and College, serta pihak-pihak lain yang terdampak oleh kecelakaan ini, tidak dapat diperbaiki," ujarnya.
"Ini adalah momen yang sangat menyakitkan bagi bangsa ini."
Kecelakaan itu merupakan kecelakaan penerbangan terburuk di negara ini dalam beberapa dekade.
Tragedi paling mematikan sebelumnya terjadi pada tahun 1984 ketika sebuah pesawat yang terbang dari Chattogram ke Dhaka jatuh, menewaskan seluruh 49 orang di dalamnya.
Bulan lalu, sebuah pesawat komersial jatuh di negara tetangga, India, menewaskan 260 orang.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dia sangat terkejut dan berduka atas hilangnya nyawa di Dhaka.
Hubungan antara kedua negara tetangga telah tegang sejak para pengunjuk rasa di Bangladesh tahun lalu menggulingkan pemimpin Sheikh Hasina, sekutu lama New Delhi.
"India menyatakan solidaritasnya dengan Bangladesh dan siap memberikan semua dukungan dan bantuan yang memungkinkan," tulis Modi di X.
Yunus menyampaikan duka cita dan kesedihan yang mendalam atas insiden tersebut dalam sebuah unggahan di X.
"Kerugian yang dialami oleh Angkatan Udara, para siswa, orang tua, guru, dan staf Milestone School and College, serta pihak-pihak lain yang terdampak oleh kecelakaan ini, tidak dapat diperbaiki," ujarnya.
"Ini adalah momen yang sangat menyakitkan bagi bangsa ini."
Kecelakaan itu merupakan kecelakaan penerbangan terburuk di negara ini dalam beberapa dekade.
Tragedi paling mematikan sebelumnya terjadi pada tahun 1984 ketika sebuah pesawat yang terbang dari Chattogram ke Dhaka jatuh, menewaskan seluruh 49 orang di dalamnya.
Bulan lalu, sebuah pesawat komersial jatuh di negara tetangga, India, menewaskan 260 orang.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dia sangat terkejut dan berduka atas hilangnya nyawa di Dhaka.
Hubungan antara kedua negara tetangga telah tegang sejak para pengunjuk rasa di Bangladesh tahun lalu menggulingkan pemimpin Sheikh Hasina, sekutu lama New Delhi.
"India menyatakan solidaritasnya dengan Bangladesh dan siap memberikan semua dukungan dan bantuan yang memungkinkan," tulis Modi di X.
(mas)
Lihat Juga :