Pemimpin Spiritual Druze di Israel Desak Trump Lindungi Masyarakat Suwayda di Suriah

Senin, 21 Juli 2025 - 16:15 WIB
loading...
Pemimpin Spiritual Druze...
Pemimpin spiritual Druze di Israel desak Trump melindungi masyarakat Suwayda di Suriah. Foto/X/@HilzFuld
A A A
DAMASKUS - Sheikh Muwafaq Tarif, pemimpin spiritual komunitas Druze di Israel , mengajukan permohonan langsung kepada Presiden AS Donald Trump, mendesaknya untuk campur tangan guna melindungi populasi Druze di provinsi Suwayda, Suriah selatan.

Tarif mengirimkan pesan kepada Trump melalui duta besar AS untuk Israel, yang menyatakan keprihatinan mendalam atas apa yang ia gambarkan sebagai kampanye kekerasan terhadap warga sipil Druze oleh kelompok bersenjata radikal di Suriah, menurut laporan media Israel.

Ia mengklaim bahwa Suwayda menyaksikan apa yang bisa dianggap sebagai genosida, dan mendesak Washington untuk bertindak cepat melindungi penduduk yang rentan.

Yang perlu diperhatikan, Tarif tidak menyinggung meningkatnya kecaman internasional terhadap Israel atas kampanye militernya yang sedang berlangsung di Gaza.

Sebaliknya, ia hanya berfokus pada situasi yang memburuk di Suriah, dengan berargumen bahwa serangan terhadap penduduk Druze di Suwayda merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan harus diperlakukan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Baca Juga: 5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya

Melansir Anadolu, Tarif memperingatkan bahwa sikap diam AS yang terus berlanjut akan sangat meresahkan dan dapat memicu kekerasan lebih lanjut terhadap komunitas minoritas di Suriah.

Bentrokan, yang dihentikan melalui upaya mediasi oleh pemerintah Suriah dan aktor asing, awalnya dimulai pada 13 Juli dengan konfrontasi bersenjata antara kelompok Arab Badui dan faksi Druze.

Pasukan keamanan Suriah yang dikirim untuk campur tangan disergap tak lama setelah kedatangan mereka.

Meskipun gencatan senjata telah dimediasi, gencatan senjata tersebut kemudian dilanggar oleh pasukan Druze yang berafiliasi dengan milisi Hikmat al-Hijri.

Situasi memburuk pada 16 Juli ketika militer Israel melancarkan serangan di dekat istana kepresidenan Suriah dan di markas Staf Umum serta Kementerian Pertahanan.

Ketika pasukan Suriah mundur dari Suwayda, Hikmat al-Hijri mulai menargetkan keluarga-keluarga Badui dengan pemindahan paksa dan eksekusi.

Ribuan pejuang suku dilaporkan memasuki wilayah tersebut dari berbagai wilayah untuk mendukung suku-suku Arab Badui.

Pada 19 Juli, pemerintah Suriah mengerahkan kembali pasukannya ke Suwayda dan mengawasi penarikan pasukan Badui dan pejuang suku dari kota tersebut.

Jumlah korban tewas sebenarnya masih belum pasti, tetapi para pengamat yakin jumlah korban di antara kelompok bersenjata dan warga sipil mungkin jauh lebih tinggi daripada yang ditunjukkan oleh angka-angka saat ini.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved