Siapa Sohei Kamiya? Pemimpin Partai Sanseito yang Mengguncang Partai Berkuasa Jepang

Senin, 21 Juli 2025 - 20:34 WIB
loading...
A A A
Isu ini semakin sensitif. Negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia ini secara tradisional ketat dalam hal imigrasi, tetapi dalam beberapa tahun terakhir berupaya keras untuk menarik lebih banyak wisatawan internasional dan pekerja asing guna mengatasi populasi yang menua dengan cepat dan angka kelahiran yang menurun.

Populasi penduduk asing di Jepang telah melonjak dari 2,23 juta menjadi 3,77 juta selama dekade terakhir, meskipun jumlah tersebut masih hanya 3% dari total populasi yang berjumlah lebih dari 120 juta jiwa.

Jumlah wisatawan juga terus memecahkan rekor baru. Namun, hal itu menyebabkan masalah di kota-kota yang dibanjiri pengunjung, beberapa di antaranya berperilaku buruk, dan menguras sumber daya seperti mata air panas terkenal di negara itu.

Sekarang, beberapa orang percaya bahwa jumlah orang asing di Jepang terlalu banyak – sampai-sampai pemerintah baru-baru ini membentuk satuan tugas baru untuk mengatasi masalah tersebut.

Sanseito menanggapi rasa frustrasi ini melalui platform "Japanese First", bersama dengan keluhan lain tentang upah yang stagnan, inflasi yang tinggi, dan biaya hidup.

"Saat ini, kehidupan masyarakat Jepang semakin sulit," kata Kamiya – mantan manajer supermarket dan guru bahasa Inggris – dalam pidatonya di bulan Juli. Ia menyebutkan kurangnya pertumbuhan ekonomi dan kesenjangan kekayaan yang semakin lebar.

"Semakin banyak orang asing yang datang (ke Jepang)," ia memperingatkan. Ia menambahkan bahwa ia tidak keberatan dengan turis, tetapi mengklaim bahwa mengandalkan tenaga kerja asing yang murah akan merugikan upah di Jepang, dan bahwa pekerja asing yang tidak dapat menemukan pekerjaan yang baik akan meningkatkan kejahatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved