Siapa Sohei Kamiya? Pemimpin Partai Sanseito yang Mengguncang Partai Berkuasa Jepang

Senin, 21 Juli 2025 - 20:34 WIB
loading...
Siapa Sohei Kamiya?...
Sohei Kamiya memimpin Partai Sanseito mampu mengguncang partai berkuasa Jepang. Foto/X/@BobParksBnR
A A A
TOKYO - Pemimpin Partai Sanseito Sohei Kamiya merupakan seorang mantan manajer supermarket yang mendirikan partainya di YouTube di tengah pandemi virus corona dan berkampanye dengan pesan Trumpian "Japanese First."Dia sukses mengguncang politik Jepang.

Kini, partai populis sayap kanan Jepang yang sedang berkembang pesat, Sanseito, muncul sebagai pemenang yang tak terduga dalam pemilihan parlemen akhir pekan ini.

Siapa Sohei Kamiya? Pemimpin Partai Sanseito yang Mengguncang Partai Berkuasa Jepang

1. Meraih 14 Kursi

Terinspirasi oleh kelompok-kelompok sayap kanan populis lain yang bermunculan dalam beberapa tahun terakhir, Sanseito berhasil meraih 14 kursi di majelis tinggi Jepang, menurut lembaga penyiaran publik NHK – peningkatan dramatis dari sebelumnya yang hanya meraih satu kursi.

Angka tersebut mungkin tidak terdengar banyak di majelis yang beranggotakan 248 orang, tetapi ini menunjukkan pesan partai tersebut beresonansi dengan sebagian masyarakat Jepang.

Keberhasilan yang mengejutkan ini memberikan tekanan pada Perdana Menteri Shigeru Ishiba dan Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, yang setelah pemilihan umum hari Minggu kini telah kehilangan mayoritas di majelis rendah dan tinggi.

Ishiba menghadapi seruan untuk mengundurkan diri, yang sejauh ini ia tolak.

2. Mendirikan Partai Berawal dari Daring

Melansir CNN, kebangkitan Sanseito sangat penting mengingat asal-usulnya yang tidak biasa. Pemimpin partai Sohei Kamiya mendirikan kelompok tersebut pada tahun 2020 dengan "mengumpulkan orang-orang di internet," kemudian secara bertahap mulai memenangkan kursi di majelis-majelis lokal, ujarnya dalam pidato awal bulan ini. Hingga Senin, kanal YouTube-nya memiliki lebih dari 460.000 pelanggan.

Ia mendapatkan daya tarik selama pandemi Covid, di mana ia menyebarkan teori konspirasi tentang vaksinasi dan komplotan elit global, lapor Reuters.

Baca Juga: 5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya

3. Mengutamakan Warga Jepang

Namun menjelang pemilihan majelis tinggi, ia menjadi lebih dikenal karena kampanye "Japanese First"-nya – yang berfokus pada keluhan tentang pariwisata yang berlebihan dan masuknya penduduk asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved