Berapa Kekayaan Sleeping Prince, Pangeran Arab Saudi yang Meninggal usai Koma 20 Tahun?
Senin, 21 Juli 2025 - 13:44 WIB
loading...
Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al-Saud, yang dikenal sebagai Sleeping Prince Arab Saudi telah meninggal dunia setelah koma lebih dari 20 tahun. Foto/via Times of India
A
A
A
JAKARTA - Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al-Saud, yang dikenal sebagai “Sleeping Prince" atau "Pangeran Tidur” Arab Saudi telah meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025) setelah koma lebih dari 20 tahun. Sang pangeran meninggal di usia 36 tahun.
Ayahnya, Pangeran Khaled, mengumumkan kematian putranya dalam sebuah postingan di X: "Dengan hati yang penuh keyakinan akan takdir dan ketetapan Allah, dan dengan kesedihan dan duka yang mendalam, kami berdukacita atas putra tercinta kami, Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al-Saud, semoga Allah merahmatinya, yang wafat hari ini atas rahmat Allah."
Pengumuman tersebut digaungkan oleh Istana Kerajaan Arab Saudi dan dipublikasikan melalui saluran resmi, Saudi Press Agency, menutup babak yang telah diikuti banyak orang di seluruh negeri selama dua dekade.
Baca Juga: Pangeran Al-Waleed, Si 'Sleeping Prince' Arab Saudi, Meninggal: Apa yang Membuatnya Koma 20 Tahun?
Pangeran Al-Waleed dijuluki media internasional sebagai "Sleeping Prince" karena koma selama bertahun-tahun setelah mengalami kecelakaan mobil di London, Inggris, pada 2005. Jenzahnya telah dimakamkan pada hari Minggu.
Tidak ada informasi publik mengenai jumlah kekayaan pribadi Pangeran Al-Waleed bin Khaled alias Sleeping Prince Arab Saudi.
Mengingat dia adalah putra dari Pangeran Khaled bin Talal—yang cukup terpandang namun bukan termasuk pangeran terkaya seperti pamannya; Al-Waleed bin Talal—besar kemungkinan Sleeping Prince tidak tercatat memiliki kekayaan miliaran dolar secara pribadi.
Pangeran Al-Waleed bin Khaled adalah keponakan dari miliarder top Arab Saudi; Pangeran Al-Waleed bin Talal Al-Saud. Nama depan keduanya memang sama, yakni Al-Waleed.
Terkenal kaya raya, paman dari Sleeping Prince kerap dijuluki sebagai "Warren Buffett"-nya Arab Saudi.
Menurut laporan Forbes, pada Juni 2025, kekayaan Pangeran Al-Waleed bin Talal Al-Saud mencapai USD16,6 miliar yang menempatkannya pada peringkat 141 global. Versi Forbes Middle East, paman dari Sleeping Prince merupakan orang terkaya Arab pada 2025.
Kerajaan investasi Pangeran Al-Waleed bin Talal al-Saud bernama Kingdom Holding Company (KHC). KHC didirikan tahun 1980. Dia memegang 78% saham perusahaan, sedangkan sisanya dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF) Saudi (sekitar 16,9%) setelah penjualan saham senilai USD1,6 miliar pada 2022.
KHC memiliki portofolio di setidaknya 18 sektor seperti keuangan, real estate, perhotelan, media, teknologi, penerbangan, dan pendidikan.
KHC berinvestasi di X dengan saham minoritas sejak 2011. KHC juga berinvestasi di Snap Inc, Meta, Uber, Lyft, Alibaba, JD.com, Tencent, hingga Baidu.
Di bidang properti, KHC berinvestasi di Four Seasons Hotels & Resorts, Accor/Fairmont/Raffles/Mövenpick, serta di Kingdom Centre Riyadh, Hotel George V Paris, Savoy Hotel London, dan berbagai proyek megah.
Ayahnya, Pangeran Khaled, mengumumkan kematian putranya dalam sebuah postingan di X: "Dengan hati yang penuh keyakinan akan takdir dan ketetapan Allah, dan dengan kesedihan dan duka yang mendalam, kami berdukacita atas putra tercinta kami, Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al-Saud, semoga Allah merahmatinya, yang wafat hari ini atas rahmat Allah."
Pengumuman tersebut digaungkan oleh Istana Kerajaan Arab Saudi dan dipublikasikan melalui saluran resmi, Saudi Press Agency, menutup babak yang telah diikuti banyak orang di seluruh negeri selama dua dekade.
Baca Juga: Pangeran Al-Waleed, Si 'Sleeping Prince' Arab Saudi, Meninggal: Apa yang Membuatnya Koma 20 Tahun?
Pangeran Al-Waleed dijuluki media internasional sebagai "Sleeping Prince" karena koma selama bertahun-tahun setelah mengalami kecelakaan mobil di London, Inggris, pada 2005. Jenzahnya telah dimakamkan pada hari Minggu.
Misteri Kekayaan Sleeping Prince Arab Saudi
Tidak ada informasi publik mengenai jumlah kekayaan pribadi Pangeran Al-Waleed bin Khaled alias Sleeping Prince Arab Saudi.
Mengingat dia adalah putra dari Pangeran Khaled bin Talal—yang cukup terpandang namun bukan termasuk pangeran terkaya seperti pamannya; Al-Waleed bin Talal—besar kemungkinan Sleeping Prince tidak tercatat memiliki kekayaan miliaran dolar secara pribadi.
Paman Sleeping Prince Adalah Miliarder Arab Saudi
Pangeran Al-Waleed bin Khaled adalah keponakan dari miliarder top Arab Saudi; Pangeran Al-Waleed bin Talal Al-Saud. Nama depan keduanya memang sama, yakni Al-Waleed.
Terkenal kaya raya, paman dari Sleeping Prince kerap dijuluki sebagai "Warren Buffett"-nya Arab Saudi.
Menurut laporan Forbes, pada Juni 2025, kekayaan Pangeran Al-Waleed bin Talal Al-Saud mencapai USD16,6 miliar yang menempatkannya pada peringkat 141 global. Versi Forbes Middle East, paman dari Sleeping Prince merupakan orang terkaya Arab pada 2025.
Kerajaan investasi Pangeran Al-Waleed bin Talal al-Saud bernama Kingdom Holding Company (KHC). KHC didirikan tahun 1980. Dia memegang 78% saham perusahaan, sedangkan sisanya dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF) Saudi (sekitar 16,9%) setelah penjualan saham senilai USD1,6 miliar pada 2022.
KHC memiliki portofolio di setidaknya 18 sektor seperti keuangan, real estate, perhotelan, media, teknologi, penerbangan, dan pendidikan.
KHC berinvestasi di X dengan saham minoritas sejak 2011. KHC juga berinvestasi di Snap Inc, Meta, Uber, Lyft, Alibaba, JD.com, Tencent, hingga Baidu.
Di bidang properti, KHC berinvestasi di Four Seasons Hotels & Resorts, Accor/Fairmont/Raffles/Mövenpick, serta di Kingdom Centre Riyadh, Hotel George V Paris, Savoy Hotel London, dan berbagai proyek megah.
(mas)
Lihat Juga :