Bagaimana Politikus Muslim Ini Diyakini Bisa Memenangkan Pemilu Wali Kota New York?

Rabu, 23 Juli 2025 - 03:30 WIB
loading...
Bagaimana Politikus...
Zohran Mamdani menjadi politikus Muslim yang diyakini akan memenangkan pemilu wali kota New York. Foto/X/@ZohranKMamdani
A A A
WASHINGTON - Berayun di sekitar pohon menirukan gerakan tangan terbuka khas bintang Bollywood Shah Rukh Khan, Zohran Mamdani bertanya, "Hei! Pernahkah Anda memilih sebelumnya?" Sekelompok warga New York yang antusias berbahasa Hindi/Urdu menjawab: "Ya!"

Dalam video 4 Juni yang diunggah di X, anggota Majelis Negara Bagian New York yang berusia 33 tahun dari Partai Sosialis Demokrat itu kemudian menjelaskan tentang pemungutan suara pilihan peringkat menggunakan lassi mangga, minuman berbahan dasar yoghurt dari wilayah Punjab di India, di tengah cuplikan film dan musik Bollywood populer.

Ini hanyalah salah satu contoh video yang memenuhi media sosial Mamdani menjelang kemenangannya dengan selisih 56 persen dalam pemilihan pendahuluan Wali Kota New York dari Partai Demokrat pada 1 Juli.

Mamdani relatif tidak dikenal sebelum pemilihan pendahuluan, dengan perolehan suara serendah satu persen dalam survei Emerson College pada Februari 2025. Namun, kampanye akar rumputnya memobilisasi koalisi pemilih multikultural, sebagian, dengan berbicara langsung kepada mereka — dalam bahasa ibu mereka.

Bagaimana Politikus Muslim Ini Diyakini Bisa Memenangkan Pemilu Wali Kota New York?

1. Penduduk New York Berbicara dengan 800 Bahasa

Pemerintah negara bagian New York memperkirakan bahwa penduduk New York berbicara lebih dari 800 bahasa, dan sebanyak 2,5 juta orang kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Namun, para ahli mengatakan Mamdani berhasil menggunakan keahliannya dalam berbagai bahasa untuk menarik minat pemilih yang seringkali tidak menjadi sasaran kampanye pemilihan arus utama, menyoroti proposal kebijakan yang menyasar kekhawatiran terbesar pemilih, seperti keterjangkauan.

Beberapa saat setelah total suara pilihan peringkat diselesaikan, tim Mamdani mengunggah pesan kampanye yang ditonton lebih dari 5,7 juta kali di X saja, menjelaskan rincian lima poin "Apa yang Kami Menangkan di Hari Pemilihan": pemilih Trump, pemilih Adams, pemilih baru, koalisi, dan partisipasi.

"Kebanyakan kampanye berfokus pada 'tiga prima' – warga New York yang memilih dalam tiga pemilihan pendahuluan terakhir," kata Mamdani, dilansir Al Jazeera. "Namun, strategi ini mengabaikan sebagian besar warga kota kami. Kami tahu kami bisa menarik mereka jika mereka melihat diri mereka dalam kebijakan kami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved