Kanselir Jerman Friedrich Merz: Apa yang Terjadi di Gaza Tidak Dapat Diterima
Sabtu, 19 Juli 2025 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Sembari mengkritik pembatasan bantuan kemanusiaan Israel dan cara Israel menjalankan operasi militer di Gaza, Merz menegaskan kembali Jerman tidak akan mendukung usulan sanksi oleh beberapa negara anggota Uni Eropa, dan lebih memilih berfokus pada upaya diplomatik.
“Kami tidak meremehkan apa pun. Kami sedang membahas masalah ini secara sangat rinci di Dewan Eropa," ujar dia menanggapi pertanyaan tentang sanksi yang diusulkan negara-negara termasuk Spanyol dan Irlandia.
"Jerman bukan satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang saat ini menentang penangguhan atau bahkan penghentian Perjanjian Asosiasi Uni Eropa dengan Israel," papar dia.
Ketika ditanya tentang tuduhan standar ganda – Jerman menerapkan sanksi terhadap Rusia sementara menentang tindakan serupa terhadap Israel – Merz membela kebijakan pemerintahnya dengan menyatakan kedua situasi tersebut tidak dapat dibandingkan.
“Tidak seperti Rusia, Israel masih merupakan negara demokrasi. Tidak seperti Rusia, Israel adalah negara yang telah diserang. Dan Israel sedang membela diri terhadap serangan-serangan ini," klaim Merz.
"Jika mereka tidak melakukannya, negara Israel tidak akan ada lagi saat ini dan itulah yang secara fundamental membedakan Israel dari perang agresi Rusia," tambahnya.
“Kami tidak meremehkan apa pun. Kami sedang membahas masalah ini secara sangat rinci di Dewan Eropa," ujar dia menanggapi pertanyaan tentang sanksi yang diusulkan negara-negara termasuk Spanyol dan Irlandia.
"Jerman bukan satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang saat ini menentang penangguhan atau bahkan penghentian Perjanjian Asosiasi Uni Eropa dengan Israel," papar dia.
Ketika ditanya tentang tuduhan standar ganda – Jerman menerapkan sanksi terhadap Rusia sementara menentang tindakan serupa terhadap Israel – Merz membela kebijakan pemerintahnya dengan menyatakan kedua situasi tersebut tidak dapat dibandingkan.
“Tidak seperti Rusia, Israel masih merupakan negara demokrasi. Tidak seperti Rusia, Israel adalah negara yang telah diserang. Dan Israel sedang membela diri terhadap serangan-serangan ini," klaim Merz.
"Jika mereka tidak melakukannya, negara Israel tidak akan ada lagi saat ini dan itulah yang secara fundamental membedakan Israel dari perang agresi Rusia," tambahnya.
Lihat Juga :