Kanselir Jerman Friedrich Merz: Apa yang Terjadi di Gaza Tidak Dapat Diterima

Sabtu, 19 Juli 2025 - 13:45 WIB
loading...
Kanselir Jerman Friedrich...
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengadakan konferensi pers di Berlin, Jerman pada 18 Juli 2025. Foto/Halil Sag?rkaya/Anadolu Agency
A A A
BERLIN - Kanselir Jerman Friedrich Merz pada hari Jumat (18/7/2025) melanjutkan kritiknya terhadap kampanye militer Israel di Gaza dan menyerukan gencatan senjata segera serta lebih banyak bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Berbicara dalam konferensi pers di Berlin, Merz menyatakan keprihatinannya atas situasi di Gaza.

Dia mengatakan sedang mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Eropa mengenai cara-cara mencapai gencatan senjata dan memastikan akses kemanusiaan tanpa hambatan.

"Tindakan di Jalur Gaza tidak lagi dapat kami terima," ujar pemimpin Konservatif itu. "Kami mendorong, pertama, gencatan senjata di sana dan, kedua, bantuan kemanusiaan yang komprehensif bagi masyarakat di wilayah tersebut," papar dia.

Merz mencatat ia menyampaikan kekhawatiran ini selama percakapan teleponnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan menegaskan ia akan melanjutkan upaya diplomatiknya untuk mengatasi situasi tersebut.

"Saya membahas hal ini kemarin dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London. Saya akan membahasnya lagi minggu depan ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi Berlin," ujar kanselir tersebut.

"Kami ingin membantu negara itu (Israel), tetapi kami juga menyatakan dengan jelas dan tegas apa yang tidak dapat diterima, dan apa yang saat ini terjadi di sana (Gaza) tidak lagi dapat diterima," tegas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved