Kanselir Jerman Friedrich Merz: Apa yang Terjadi di Gaza Tidak Dapat Diterima
Sabtu, 19 Juli 2025 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Jerman telah lama menjadi pendukung setia Israel, dengan para pemimpin politik berulang kali menekankan tanggung jawab historis negara itu terhadap Israel yang berasal dari masa lalu Nazi dan kejahatan yang dilakukan terhadap orang Yahudi selama Perang Dunia II.
Namun, pemerintahan Merz telah mengambil sikap yang lebih kritis dalam beberapa pekan terakhir menyusul serangan militer Israel yang kembali di Gaza, blokade distribusi bantuan kemanusiaan, dan usulan para menteri Israel untuk mengusir warga Palestina dan mencaplok wilayah tersebut.
Sejak Israel melancarkan kampanye militernya di Gaza pada tahun 2023, hampir 59.000 warga Palestina telah tewas, dan lebih dari 100.000 lainnya terluka, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Israel saat ini menghadapi kasus genosida di ICJ atas tindakannya di Gaza, di mana setidaknya 1,9 juta warga Palestina masih mengungsi dan menderita kekurangan makanan, pasokan medis, dan kebutuhan pokok lainnya yang parah.
Baca juga: Abu Ubaidah: Israel Tolak Kesepakatan Gencatan Senjata untuk Bebaskan Semua Tawanan di Gaza
Namun, pemerintahan Merz telah mengambil sikap yang lebih kritis dalam beberapa pekan terakhir menyusul serangan militer Israel yang kembali di Gaza, blokade distribusi bantuan kemanusiaan, dan usulan para menteri Israel untuk mengusir warga Palestina dan mencaplok wilayah tersebut.
Sejak Israel melancarkan kampanye militernya di Gaza pada tahun 2023, hampir 59.000 warga Palestina telah tewas, dan lebih dari 100.000 lainnya terluka, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Israel saat ini menghadapi kasus genosida di ICJ atas tindakannya di Gaza, di mana setidaknya 1,9 juta warga Palestina masih mengungsi dan menderita kekurangan makanan, pasokan medis, dan kebutuhan pokok lainnya yang parah.
Baca juga: Abu Ubaidah: Israel Tolak Kesepakatan Gencatan Senjata untuk Bebaskan Semua Tawanan di Gaza
(sya)
Lihat Juga :