Israel Hancurkan 88% Jalur Gaza dan Gusur 2 Juta Orang sejak Oktober 2023
Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Perang telah menyebabkan 139.000 orang terluka, termasuk lebih dari 4.700 amputasi.
Laporan tersebut mencatat 44.500 anak telah kehilangan setidaknya satu orang tua, dan lebih dari dua juta orang menderita penyakit menular di zona pengungsian, termasuk 71.000 kasus hepatitis.
Kantor Media menuduh pasukan Israel mencuri 2.420 jenazah dari pemakaman dan membangun tujuh kuburan massal di dalam rumah sakit selama serangan yang terus berlangsung.
Disebutkan juga bahwa 6.633 warga sipil telah ditangkap dari Gaza, termasuk 362 tenaga medis, 48 jurnalis, dan 26 anggota pertahanan sipil.
Israel telah menghancurkan 38 rumah sakit dan 96 pusat perawatan primer, menargetkan 144 ambulans, dan merusak berat atau menghancurkan 156 sekolah seluruhnya dan 382 sekolah lainnya sebagian.
Menurut laporan tersebut, 833 masjid, tiga gereja, dan 40 pemakaman juga telah menjadi sasaran serangan.
Sebanyak 288.000 keluarga kehilangan tempat tinggal setelah 223.000 unit rumah hancur dan 130.000 unit lainnya tidak layak huni. Kantor Media mengatakan 261 pusat penampungan juga telah diserang.
Sebagai bagian dari kampanye kelaparan sistematis, laporan tersebut menyatakan pasukan Israel menewaskan 877 warga sipil dan melukai 5.666 lainnya saat menyerang titik-titik distribusi bantuan.
Laporan tersebut juga menyatakan Israel telah mencegah masuknya puluhan ribu truk bantuan selama lebih dari 139 hari berturut-turut.
Laporan tersebut mencatat 44.500 anak telah kehilangan setidaknya satu orang tua, dan lebih dari dua juta orang menderita penyakit menular di zona pengungsian, termasuk 71.000 kasus hepatitis.
Kantor Media menuduh pasukan Israel mencuri 2.420 jenazah dari pemakaman dan membangun tujuh kuburan massal di dalam rumah sakit selama serangan yang terus berlangsung.
Disebutkan juga bahwa 6.633 warga sipil telah ditangkap dari Gaza, termasuk 362 tenaga medis, 48 jurnalis, dan 26 anggota pertahanan sipil.
Israel telah menghancurkan 38 rumah sakit dan 96 pusat perawatan primer, menargetkan 144 ambulans, dan merusak berat atau menghancurkan 156 sekolah seluruhnya dan 382 sekolah lainnya sebagian.
Menurut laporan tersebut, 833 masjid, tiga gereja, dan 40 pemakaman juga telah menjadi sasaran serangan.
Sebanyak 288.000 keluarga kehilangan tempat tinggal setelah 223.000 unit rumah hancur dan 130.000 unit lainnya tidak layak huni. Kantor Media mengatakan 261 pusat penampungan juga telah diserang.
Sebagai bagian dari kampanye kelaparan sistematis, laporan tersebut menyatakan pasukan Israel menewaskan 877 warga sipil dan melukai 5.666 lainnya saat menyerang titik-titik distribusi bantuan.
Laporan tersebut juga menyatakan Israel telah mencegah masuknya puluhan ribu truk bantuan selama lebih dari 139 hari berturut-turut.
Lihat Juga :