Patriark Yerusalem Kunjungi Gereja yang Dibom Israel di Gaza

Jum'at, 18 Juli 2025 - 19:45 WIB
loading...
Patriark Yerusalem Kunjungi...
Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Patriark Latin Yerusalem, mengunjungi korban yang terluka saat Gereja Keluarga Kudus dibom Israel di Gaza. Foto/Latin Patriarchate of Jerusalem
A A A
GAZA - Kardinal Pierbattista Pizzaballa, Patriark Latin Yerusalem, memasuki Gaza untuk mengunjungi Gereja Keluarga Kudus yang dibom pasukan Israel pada hari Kamis (17/7/2025). Kabar itu diungkap Vatican News.

Satu granat yang ditembakkan dari tank Israel menghantam gereja Katolik tersebut, satu-satunya gereja di Jalur Gaza, menewaskan tiga orang dan melukai 10 orang, termasuk pastor paroki Gabriel Romanelli.

Pizzaballa memimpin kunjungannya bersama Patriark Ortodoks Yunani Yerusalem, Theophilos III. Saat mereka memasuki wilayah kantong tersebut, Paus Leo XIV menghubungi Pizzaballa untuk "menyampaikan kedekatan, kepedulian, doa, dukungan, dan keinginannya untuk melakukan segala yang mungkin untuk mencapai tidak hanya gencatan senjata tetapi juga mengakhiri tragedi ini."

Menurut pernyataan dari Patriarkat Latin Yerusalem, “Patriark Latin akan menilai kebutuhan kemanusiaan dan pastoral komunitas untuk membantu memandu kehadiran dan respons Gereja yang berkelanjutan."

Sebagai bagian dari kunjungan tersebut, berton-ton pasokan makanan, peralatan pertolongan pertama, dan peralatan medis dikirimkan ke Gaza.

Sementara itu, Hamas mengecam keras serangan Israel terhadap Gereja Keluarga Kudus di Kota Gaza, yang terjadi Kamis dini hari (17/7/2025). Serangan tersebut melukai seorang pastor paroki dan beberapa warga sipil yang mengungsi di dalam gereja.

Dalam pernyataan resminya, Hamas menyebut insiden tersebut sebagai "kejahatan baru" yang dilakukan Pasukan Israel (IDF) terhadap tempat ibadah dan warga sipil tak berdosa yang terusir.

Hamas mengutuk serangan tersebut sebagai bagian dari kampanye "genosida" yang lebih luas yang menargetkan seluruh lapisan masyarakat Palestina.

Gereja tersebut, yang terletak di salah satu wilayah terpadat di Gaza, berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi banyak keluarga yang terusir di tengah agresi yang sedang berlangsung.

Pernyataan Hamas menekankan sifat serangan yang disengaja terhadap tempat-tempat ibadah dan tempat perlindungan warga sipil, dan menyerukan akuntabilitas internasional.

Tiga anggota komunitas Kristen Gaza tewas pada hari Kamis ketika serangan "Israel" menghantam Gereja Katolik Keluarga Kudus, satu-satunya gereja Katolik di wilayah kantong yang terkepung itu, menurut Patriarkat Latin Yerusalem.

Kompleks tersebut, yang telah menampung ratusan warga sipil yang mengungsi sejak perang dimulai, mengalami kerusakan parah dalam apa yang dikutuk para pejabat gereja sebagai "pelanggaran mencolok terhadap martabat manusia."

Baca juga: 7 Fakta Kenapa Tentara Israel juga Menembaki Gereja di Palestina?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved