Konferensi Yahudi: Kejahatan Israel Mengerikan, Keanggotaannya di PBB Harus Ditangguhkan!

Jum'at, 18 Juli 2025 - 08:48 WIB
loading...
Konferensi Yahudi: Kejahatan...
Kongres Yahudi dan Non-Yahudi Anti-Zionis di Wina, Austria, menyatakan kejahatan Israel di Palestina sudah mengerikan. Mereka mendesak keanggotaan Israel di PBB ditangguhkan. Foto/Liam Hoare/K-Larevue
A A A
WINA - Sebuah konferensi lebih dari 1.000 orang Yahudi dan non-Yahudi anti-Zionis di Wina, Austria, menyatakan kejahatan Israel di Palestina sudah mengerikan. Untuk itu, mereka mendesak keanggotaan Israel di Majels Umum PBB ditangguhkan.

Konferensi atau kongres itu menyerukan semua negara dan masyarakat internasional agar memenuhi kewajiban mereka berdasarkan Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghentikan genosida yang sedang berlangsung di Gaza. Salah satu langkahnya adalah menjatuhkan sanksi kepada rezim Zionis Israel.

"Sanksi harus mencakup penangguhan keanggotaan Israel di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, seperti yang dilakukan terhadap Afrika Selatan pada tahun 1974 atas praktik apartheidnya. Jelas, kejahatan Israel bahkan lebih mengerikan," demikian pernyataan Kongres Yahudi Anti-Zionis, sebagaimana dikutip dari situs resminya, Jumat (18/7/2025).

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Serangan Mematikan Israel di Gereja Keluarga Kudus Gaza

Sebagai acara pertama di Eropa, kongres ini diselenggarakan dari tanggal 13 hingga 15 Juni dan mencakup berbagai presentasi serta lokakarya.

“Sebagai orang Yahudi anti-Zionis dan sekutu, kami berdiri bersama seluruh warga Palestina—di Palestina maupun di pengasingan—melawan Zionisme dan kejahatannya, termasuk genosida, apartheid, pembersihan etnis, dan pendudukan,” lanjut pernyataan deklarasi tersebut.

Deklarasi tersebut menegaskan hak rakyat yang berada di bawah pendudukan untuk melawan dengan cara apa pun, sebagaimana diakui oleh beberapa ketentuan PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved