Houthi Kembali Serang Israel, Pelabuhan Eilat Tutup Permanen
Kamis, 17 Juli 2025 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Media bisnis Israel, The Marker, melaporkan Pelabuhan Eilat akan sepenuhnya menutup operasinya mulai hari Minggu setelah pemerintah kota membekukan rekening banknya karena utang jutaan shekel.
Pelabuhan tersebut telah menghadapi kelumpuhan hampir total sejak November 2023, ketika Yaman memulai blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju Israel, yang secara drastis mengurangi pendapatan dan melumpuhkan aktivitas komersial.
Menurut The Marker, Pemerintah Kota Eilat membekukan rekening pelabuhan karena utang yang sangat besar, yang secara efektif menghentikan semua operasi pelabuhan.
Laporan sebelumnya dari The Marker mengungkapkan pendapatan Pelabuhan Eilat telah anjlok hingga 80% pada tahun 2024, karena perusahaan pelayaran internasional menghindari rute Laut Merah akibat blokade Yaman yang diberlakukan sebagai bentuk solidaritas dengan Gaza.
Baca juga: ICC Tolak Permintaan Israel untuk Cabut Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
Pelabuhan tersebut telah menghadapi kelumpuhan hampir total sejak November 2023, ketika Yaman memulai blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju Israel, yang secara drastis mengurangi pendapatan dan melumpuhkan aktivitas komersial.
Menurut The Marker, Pemerintah Kota Eilat membekukan rekening pelabuhan karena utang yang sangat besar, yang secara efektif menghentikan semua operasi pelabuhan.
Laporan sebelumnya dari The Marker mengungkapkan pendapatan Pelabuhan Eilat telah anjlok hingga 80% pada tahun 2024, karena perusahaan pelayaran internasional menghindari rute Laut Merah akibat blokade Yaman yang diberlakukan sebagai bentuk solidaritas dengan Gaza.
Baca juga: ICC Tolak Permintaan Israel untuk Cabut Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
(sya)
Lihat Juga :