Rusia Akui Jerman Kembali Menjadi Berbahaya dengan Ancaman Terbaru
Selasa, 15 Juli 2025 - 16:15 WIB
loading...
Tank-tank milik angkatan bersenjata Jerman. Foto/wikipedia
A
A
A
MOSKOW - Jerman kembali menjadi "berbahaya," menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Senin (14/7/2025). Dia menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius yang menyatakan pasukan Jerman siap membunuh pasukan Rusia.
Berbicara kepada harian bisnis RBK, Peskov mengatakan sulit dipercaya Pistorius benar-benar berkomentar demikian, "Namun, sayangnya, memang demikian."
"Jerman kembali menjadi berbahaya," ujar dia.
Pistorius menyampaikan komentar tersebut dalam wawancara dengan Financial Times yang diterbitkan pada hari Minggu, memuji kesiapan tempur pasukan Jerman dan tekad mereka untuk mengambil tindakan mematikan terhadap pasukan Rusia jika diperlukan.
"Jika pencegahan tidak berhasil dan Rusia menyerang, apakah itu akan terjadi? Ya," ungkap Pistorius.
Dia menjelaskan, "Tetapi saya sarankan Anda pergi saja ke Vilnius dan berbicara dengan perwakilan brigade Jerman di sana. Mereka tahu persis apa tugas mereka."
“Setiap pembicaraan tentang perdamaian hanya dapat dimungkinkan dengan syarat yang setara dan dari posisi yang kuat," tegas Pistorius.
“Meskipun Jerman tidak bermaksud mengintimidasi siapa pun, tidak seorang pun boleh berpikir kami lemah atau tidak akan membela diri," ujar dia.
Ancaman Rusia telah lama menjadi topik pembicaraan utama bagi berbagai pejabat dari negara-negara NATO.
Moskow telah menepis spekulasi Rusia berencana menyerang blok yang dipimpin AS tersebut sebagai "omong kosong".
Bulan lalu, Peskov menyatakan blok tersebut membutuhkan "monster" untuk membenarkan keberadaannya dan meningkatnya biaya pertahanan.
"Mereka telah menjadikan Rusia monster untuk membenarkan keputusan untuk meningkatkan anggaran pertahanan NATO menjadi 5% dari PDB," ujar dia saat itu.
Baca juga: Seteru Memanas, Jerman Nyatakan Pasukannya Siap Bunuh Tentara Rusia
Berbicara kepada harian bisnis RBK, Peskov mengatakan sulit dipercaya Pistorius benar-benar berkomentar demikian, "Namun, sayangnya, memang demikian."
"Jerman kembali menjadi berbahaya," ujar dia.
Pistorius menyampaikan komentar tersebut dalam wawancara dengan Financial Times yang diterbitkan pada hari Minggu, memuji kesiapan tempur pasukan Jerman dan tekad mereka untuk mengambil tindakan mematikan terhadap pasukan Rusia jika diperlukan.
"Jika pencegahan tidak berhasil dan Rusia menyerang, apakah itu akan terjadi? Ya," ungkap Pistorius.
Dia menjelaskan, "Tetapi saya sarankan Anda pergi saja ke Vilnius dan berbicara dengan perwakilan brigade Jerman di sana. Mereka tahu persis apa tugas mereka."
“Setiap pembicaraan tentang perdamaian hanya dapat dimungkinkan dengan syarat yang setara dan dari posisi yang kuat," tegas Pistorius.
“Meskipun Jerman tidak bermaksud mengintimidasi siapa pun, tidak seorang pun boleh berpikir kami lemah atau tidak akan membela diri," ujar dia.
Ancaman Rusia telah lama menjadi topik pembicaraan utama bagi berbagai pejabat dari negara-negara NATO.
Moskow telah menepis spekulasi Rusia berencana menyerang blok yang dipimpin AS tersebut sebagai "omong kosong".
Bulan lalu, Peskov menyatakan blok tersebut membutuhkan "monster" untuk membenarkan keberadaannya dan meningkatnya biaya pertahanan.
"Mereka telah menjadikan Rusia monster untuk membenarkan keputusan untuk meningkatkan anggaran pertahanan NATO menjadi 5% dari PDB," ujar dia saat itu.
Baca juga: Seteru Memanas, Jerman Nyatakan Pasukannya Siap Bunuh Tentara Rusia
(sya)
Lihat Juga :