Jika China Serang Taiwan, Negara Tetangga Indonesia Janji Tak Akan Kirim Pasukan

Minggu, 13 Juli 2025 - 16:20 WIB
loading...
Jika China Serang Taiwan,...
Australia tak akan kirim pasukan jika China serang Taiwan. Foto/X/@DefenceAust
A A A
SYDNEY - Australia tidak akan mengerahkan pasukan lebih dulu untuk konflik apa pun, Menteri Industri Pertahanan, Pat Conroy. Dia mengatakan hal itu menanggapi laporan bahwa Pentagon telah mendesak sekutunya untuk mengklarifikasi peran apa yang akan dimainkannya jika AS dan China berperang memperebutkan Taiwan.

Australia memprioritaskan kedaulatannya dan "kami tidak membahas hal-hal hipotetis," kata Conroy dalam sebuah wawancara dengan Australian Broadcasting Corporation.

“Keputusan untuk mengerahkan pasukan Australia ke suatu konflik akan dibuat oleh pemerintah yang sedang berkuasa, bukan sebelumnya, melainkan oleh pemerintah yang sedang berkuasa,” ujarnya.

Financial Times melaporkan pada hari Sabtu bahwa Elbridge Colby, Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan, telah mendesak para pejabat pertahanan Australia dan Jepang tentang apa yang akan mereka lakukan dalam konflik Taiwan, meskipun AS tidak menawarkan jaminan cek kosong untuk membela Taiwan.

Colby mengunggah di X bahwa Departemen Pertahanan sedang menerapkan agenda "America First" Presiden Donald Trump untuk memulihkan pencegahan, yang mencakup "mendesak sekutu untuk meningkatkan anggaran pertahanan mereka dan upaya lain yang terkait dengan pertahanan kolektif kita."

China mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai miliknya dan tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved