Melawan China, Tetangga Indonesia Borong 33 Jet Tempur F/A-18 AS tapi Bekas Pakai Kuwait

Minggu, 13 Juli 2025 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Rahman mengatakan bahwa kesadaran dan pertahanan domain udara merupakan kelemahan utama Malaysia, dan Angkatan Udara Malaysia tidak memiliki kemampuan pertahanan udara yang memadai, termasuk Sistem Pertahanan Udara Berbasis Darat.

Sistem radar yang terakhir dirancang untuk melindungi aset dan pasukan darat dari ancaman udara, termasuk pesawat, drone, dan rudal, dan dikatakan krusial untuk memastikan keselamatan infrastruktur dan personel penting.

Kuala Lumpur dilaporkan akan membeli sistem radar tambahan untuk memperkuat kemampuan pertahanan udaranya, terutama melalui akuisisi dua radar pengawasan udara jarak jauh Ground Master 400 alpha (GM400a) dari Prancis, menambah dua radar yang sudah ada.

Radar-radar tersebut akan ditempatkan di Semenanjung dan Malaysia Timur untuk meningkatkan kewaspadaan situasional dan deteksi berbagai ancaman, termasuk target yang terbang rendah dan bergerak cepat.

Di bawah kemitraan militer AS-Malaysia, kedua belah pihak sering melakukan latihan gabungan bilateral dan multilateral, seperti Bersama Warrior dan CARAT Malaysia.

Washington juga memberikan dukungan dalam memperkuat kemampuan pertahanan Malaysia, termasuk melalui pelatihan dan transfer peralatan.

Malaysia, seperti Vietnam, mengambil pendekatan yang "lebih lunak" terhadap China terkait sengketa wilayah Laut China Selatan, sebagian besar "dilakukan di balik layar melalui jalur diplomatik", menurut Rahman, untuk menghindari mempermalukan Beijing di depan umum.

"Seorang mantan pejabat pertahanan Vietnam berpesan bahwa ketika berhadapan dengan China, Beijing tidak boleh kehilangan muka. Pendekatan yang sama juga dilakukan oleh Malaysia," kata Rahman.

Meskipun telah terjadi beberapa pertemuan dengan kapal-kapal China di proyek minyak dan gas milik perusahaan energi negara Malaysia, Petronas, dalam beberapa tahun terakhir, Malaysia dan China menyatakan akan berupaya menyelesaikan sengketa di Laut China Selatan secara damai.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan Petronas akan melanjutkan kegiatan eksplorasinya di zona ekonomi eksklusif Malaysia, meskipun ada keberatan dari China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Resor Baru di Tepi Pantai...
Resor Baru di Tepi Pantai Langkawi Hadirkan Panorama Hutan, Gunung, dan Laut Sekaligus
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Bak Film Twilight Saga,...
Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye
Rekomendasi
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved