Melawan China, Tetangga Indonesia Borong 33 Jet Tempur F/A-18 AS tapi Bekas Pakai Kuwait

Minggu, 13 Juli 2025 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Pada Mei 2021, 16 pesawat angkut militer China – yang diidentifikasi sebagai pesawat angkut strategis Ilyushin Il-76 dan Xian Y-20 oleh Angkatan Udara Malaysia – terdeteksi terbang di dekat wilayah udara Malaysia di atas Laut China Selatan.

Kuala Lumpur memprotes insiden tersebut, menyebutnya sebagai "ancaman serius terhadap kedaulatan nasional dan keselamatan penerbangan", dan memanggil duta besar China.

Beijing mengatakan pesawat-pesawat tersebut sedang melakukan pelatihan penerbangan rutin dan "mematuhi secara ketat" hukum internasional tanpa melanggar wilayah udara negara lain.

Oh EI Sun, penasihat utama di Pusat Penelitian Pasifik Malaysia, mengatakan peningkatan jumlah dan teknologi diperlukan karena Angkatan Udara Malaysia harus berpatroli di wilayah darat dan laut yang luas.

“[Ini mencakup] tidak hanya di Laut China Selatan, tetapi juga Laut Sulu dan Selat Malaka,” kata Oh.

Akuisisi pesawat bekas, bukan baru, kata Oh, terutama disebabkan oleh kendala keuangan, meskipun biaya perawatan juga bisa menjadi perhatian ke depannya.

Analis Ian Seow, mahasiswa magister politik dan hubungan internasional di Universitas Oxford, mengatakan jet F-18 yang dibeli Malaysia adalah model lama dan sudah mendekati usang.

Hal ini, ujarnya, menimbulkan pertanyaan tentang kemampuannya untuk bersaing dengan pesawat tempur generasi kelima China yang lebih modern, seperti J-20, yang menurut AS merupakan ancaman yang lebih kuat bagi pesawat buatan Amerika dibandingkan jet China lainnya.

J-20 juga dapat terbang lebih cepat dan terbang lebih tinggi daripada jet tempur F-18, catat Seow.

“Oleh karena itu, masih belum jelas bagaimana pengadaan F-18 dari Kuwait oleh Malaysia baru-baru ini dapat mengubah keseimbangan kekuatan di Laut China Selatan,” ujarnya.

Akuisisi ini terutama didasarkan pada simbolismenya, ujarnya. “Malaysia mengirimkan sinyal konkret kepada China bahwa mereka tetap berkomitmen untuk mempertahankan wilayah udaranya meskipun menghadapi kendala anggaran yang berkelanjutan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved