PBB Murka Hampir 800 Warga Gaza Dibunuh di Lokasi Bantuan GHF
Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menyuarakan kekhawatiran tentang kejahatan kekejaman yang telah dilakukan dan risiko kejahatan kekejaman lebih lanjut yang akan dilakukan,” tegas Shamdasani.
Sementara itu, Kantor Media Pemerintah di Gaza mengatakan pada hari Kamis bahwa jumlah orang yang tewas di pusat-pusat distribusi bantuan telah meningkat menjadi 773, dengan 5.101 orang terluka dan 41 orang hilang, semuanya warga sipil yang kelaparan di bawah blokade Israel.
Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), mengatakan, “Gaza telah menjadi kuburan anak-anak dan orang-orang yang kelaparan.”
Ia menyatakan di X, “Tidak ada jalan keluar. Pilihan mereka adalah antara 2 kematian: kelaparan atau ditembak. Skema paling kejam dan Machiavellian untuk membunuh, dengan impunitas total.”
“Tidak bertindak dan diam adalah keterlibatan,” catat Lazzarini, menambahkan, “Tidak bertindak akan membawa lebih banyak kekacauan. Waktu untuk bertindak sudah terlambat.”
Ia menunjukkan, “Saat ini paling banyak hanya ada empat titik distribusi yang sangat jauh dibandingkan dengan 400 titik ketika PBB bertugas.”
Sementara itu, Kantor Media Pemerintah di Gaza mengatakan pada hari Kamis bahwa jumlah orang yang tewas di pusat-pusat distribusi bantuan telah meningkat menjadi 773, dengan 5.101 orang terluka dan 41 orang hilang, semuanya warga sipil yang kelaparan di bawah blokade Israel.
Kuburan Kelaparan
Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), mengatakan, “Gaza telah menjadi kuburan anak-anak dan orang-orang yang kelaparan.”
Ia menyatakan di X, “Tidak ada jalan keluar. Pilihan mereka adalah antara 2 kematian: kelaparan atau ditembak. Skema paling kejam dan Machiavellian untuk membunuh, dengan impunitas total.”
“Tidak bertindak dan diam adalah keterlibatan,” catat Lazzarini, menambahkan, “Tidak bertindak akan membawa lebih banyak kekacauan. Waktu untuk bertindak sudah terlambat.”
Ia menunjukkan, “Saat ini paling banyak hanya ada empat titik distribusi yang sangat jauh dibandingkan dengan 400 titik ketika PBB bertugas.”
Lihat Juga :