Google Dituduh Bantu Genosida Israel di Gaza, Ini Respons Pendirinya

Jum'at, 11 Juli 2025 - 11:08 WIB
loading...
Google Dituduh Bantu...
Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, tak terima Google dan perusahaan induknya, Alphabet, dituduh membantu militer Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza. Foto/Miriam Alster/Flash90
A A A
WASHINGTON - Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, angkat bicara setelah Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese menuduh Google dan perusahaan induknya; Alphabet, membantu militer Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza. Brin mengecam tuduhan itu dengan menyebut PBB secara transparan anti-Semit.

Mengutip laporan dari The Washington Post, Jumat (11/7/2025), Brin menyampaikan pernyataan tersebut di forum internal Google DeepMind pekan lalu, menurut tangkapan layar yang ditinjau oleh surat kabar tersebut.

Sebelumnya, Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki Israel, menuduh Google dan perusahaan induknya; Alphabet, telah menyediakan perangkat cloud (komputasi awan) dan artificial intelligence (AI) kepada Pasukan Pertahanan Israel (IDF) selama operasinya di Gaza—tindakan yang digambarkan dalam laporan tersebut sebagai "genosida yang dilakukan oleh Israel".

Baca Juga: AS Jatuhkan Sanksi kepada Pakar PBB yang Ungkap Genosida Israel di Gaza

"Dengan segala hormat, menggunakan istilah genosida dalam kaitannya dengan Gaza sangat menyinggung banyak orang Yahudi yang telah mengalami genosida yang sebenarnya," tulis Brin, yang juga seorang Yahudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved