Google Dituduh Bantu Genosida Israel di Gaza, Ini Respons Pendirinya
Jum'at, 11 Juli 2025 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Brin, lahir di Moskow pada tahun 1973, berimigrasi ke AS bersama keluarganya pada usia enam tahun. Dia dan sesama pendiri Google, Larry Page, mundur dari operasi sehari-hari pada tahun 2019, meskipun miliarder tersebut telah kembali terlibat dalam upaya AI perusahaan tersebut.
Menurut The Washington Post, Google memperluas dukungan AI kepada militer Israel setelah serangan Hamas pada Oktober 2023. Perusahaan itu dan Amazon sebelumnya telah mendapatkan kontrak cloud senilai USD1,2 miliar dengan pemerintah Israel di bawah Proyek Nimbus.
Google telah menghadapi kritik yang semakin meningkat atas perannya dalam konflik tersebut. Pada bulan Februari, Google menghapus janji dari pedoman AI-nya untuk tidak mengembangkan alat untuk senjata atau pengawasan.
Perusahaan tersebut juga menghadapi pengawasan atas dugaan bias politik. Para pejabat Rusia menuduh Google melakukan diskriminasi terhadap media pemerintah dan membatasi akses bagi pengguna.
Sejak eskalasi konflik Ukraina pada Februari 2022, raksasa teknologi yang berbasis di AS tersebut telah membatasi alat monetisasi untuk entitas yang terkait dengan Rusia dan menangguhkan pembayaran kepada pengembang aplikasi dengan rekening bank Rusia.
Menurut The Washington Post, Google memperluas dukungan AI kepada militer Israel setelah serangan Hamas pada Oktober 2023. Perusahaan itu dan Amazon sebelumnya telah mendapatkan kontrak cloud senilai USD1,2 miliar dengan pemerintah Israel di bawah Proyek Nimbus.
Google telah menghadapi kritik yang semakin meningkat atas perannya dalam konflik tersebut. Pada bulan Februari, Google menghapus janji dari pedoman AI-nya untuk tidak mengembangkan alat untuk senjata atau pengawasan.
Perusahaan tersebut juga menghadapi pengawasan atas dugaan bias politik. Para pejabat Rusia menuduh Google melakukan diskriminasi terhadap media pemerintah dan membatasi akses bagi pengguna.
Sejak eskalasi konflik Ukraina pada Februari 2022, raksasa teknologi yang berbasis di AS tersebut telah membatasi alat monetisasi untuk entitas yang terkait dengan Rusia dan menangguhkan pembayaran kepada pengembang aplikasi dengan rekening bank Rusia.
(mas)
Lihat Juga :