Tentara Israel Ditikam di Tepi Barat, Hamas Berduka 2 Tersangka Penusukan Dibunuh
Kamis, 10 Juli 2025 - 21:02 WIB
loading...
Tentara Israel berada di lokasi penikaman di Tepi Barat. Foto/anews
A
A
A
TEPI BARAT - Hamas berduka atas dua tersangka penusukan yang dibunuh pasukan Israel di Tepi Barat. Kelompok Palestina tersebut mengatakan dua serangan penusukan terjadi terhadap tentara Israel di desa Rummanah dekat Jenin dan di persimpangan permukiman Gush Etzion dekat Hebron.
Serangan penusukan itu terjadi menyusul meningkatnya kejahatan yang dilakukan pasukan Israel terhadap rakyat Palestina.
Pernyataan Hamas itu menunjuk konteks, "Pembantaian, pembunuhan, dan serangan brutal yang terus berlanjut yang dilakukan oleh tentara dan milisi pemukim, yang tidak menyisakan anak-anak, perempuan, atau lansia."
Hamas mengatakan pihaknya berduka atas tewasnya dua tersangka warga Palestina dalam serangan hari ini yang ditembak mati oleh tentara Israel.
"Rakyat kami dan perlawanan mereka tidak akan tinggal diam menghadapi kejahatan yang terus berlanjut ini dan akan terus menghadapi pendudukan dengan segala bentuk perlawanan hingga pendudukan tersebut dikalahkan dan hak-hak nasional kami dipulihkan," tegas pernyataan Hamas yang dipublikasikan di Telegram.
Aljazeera telah melaporkan sebelumnya, berdasarkan surat kabar The Times of Israel, bahwa seorang tentara Israel terluka parah dalam serangan penusukan di Tepi Barat yang diduduki di dekat permukiman Gush Etzion yang juga menewaskan dua tersangka penyerang.
Kini, surat kabar tersebut mengutip layanan darurat Israel yang menyatakan tentara tersebut meninggal dunia akibat luka-lukanya.
Selain itu, informasi terbaru dari tentara Israel mengonfirmasi serangan penusukan tersebut dilakukan oleh dua pelaku yang kemudian dibunuh oleh personel keamanan cadangan di lokasi kejadian.
Pernyataan militer yang dipublikasikan di Telegram menyatakan tentara Israel sedang mengepung kota Palestina di dekatnya, Halhul, di utara Hebron, dan memasang blokade jalan di area tersebut.
Baca juga: 2 Negara Pendukung dan 12 Penentang Keras Rencana Gaza Riviera Trump
Serangan penusukan itu terjadi menyusul meningkatnya kejahatan yang dilakukan pasukan Israel terhadap rakyat Palestina.
Pernyataan Hamas itu menunjuk konteks, "Pembantaian, pembunuhan, dan serangan brutal yang terus berlanjut yang dilakukan oleh tentara dan milisi pemukim, yang tidak menyisakan anak-anak, perempuan, atau lansia."
Hamas mengatakan pihaknya berduka atas tewasnya dua tersangka warga Palestina dalam serangan hari ini yang ditembak mati oleh tentara Israel.
"Rakyat kami dan perlawanan mereka tidak akan tinggal diam menghadapi kejahatan yang terus berlanjut ini dan akan terus menghadapi pendudukan dengan segala bentuk perlawanan hingga pendudukan tersebut dikalahkan dan hak-hak nasional kami dipulihkan," tegas pernyataan Hamas yang dipublikasikan di Telegram.
Aljazeera telah melaporkan sebelumnya, berdasarkan surat kabar The Times of Israel, bahwa seorang tentara Israel terluka parah dalam serangan penusukan di Tepi Barat yang diduduki di dekat permukiman Gush Etzion yang juga menewaskan dua tersangka penyerang.
Kini, surat kabar tersebut mengutip layanan darurat Israel yang menyatakan tentara tersebut meninggal dunia akibat luka-lukanya.
Selain itu, informasi terbaru dari tentara Israel mengonfirmasi serangan penusukan tersebut dilakukan oleh dua pelaku yang kemudian dibunuh oleh personel keamanan cadangan di lokasi kejadian.
Pernyataan militer yang dipublikasikan di Telegram menyatakan tentara Israel sedang mengepung kota Palestina di dekatnya, Halhul, di utara Hebron, dan memasang blokade jalan di area tersebut.
Baca juga: 2 Negara Pendukung dan 12 Penentang Keras Rencana Gaza Riviera Trump
(sya)
Lihat Juga :