Pakar: Rusia Serang NATO Bersamaan dengan China Invasi Taiwan Masuk Akal

Selasa, 08 Juli 2025 - 11:06 WIB
loading...
A A A
Namun seperti yang dicatat Hamilton, "Atlantik Utara dan [kawasan] Indo-Pasifik tersebut secara strategis dihubungkan oleh aliansi China-Rusia."

"Kontribusi terbaik NATO untuk tantangan ini adalah agar orang Eropa berbuat lebih banyak untuk membela Eropa sehingga orang Amerika dapat mencurahkan lebih banyak sumber daya untuk Indo-Pasifik," imbuh dia.

Para pemimpin Sekutu telah bergegas untuk meredakan kekhawatiran Trump, dengan menyetujui untuk meningkatkan target pengeluaran pertahanan dari 2% menjadi 5% dari PDB selama pertemuan puncak baru-baru ini di Den Haag. Namun, beberapa pakar mengatakan hal ini masih jauh dari cukup untuk melawan ancaman Rusia-China yang bersatu.

Edward Lucas, seorang peneliti senior nonresiden di Center for European Policy Analysis, setuju bahwa serangan terkoordinasi China terhadap Taiwan dan serangan Rusia terhadap NATO "sangat masuk akal".

"Yang membingungkan bagi saya adalah NATO, yang telah gelisah setelah kemenangan pemilihan Trump... kembali bersikap puas diri," katanya kepada Kyiv Independent.

Menyebut target belanja pertahanan baru sebagai "cita-cita" dan bukan kenyataan, Lucas mengatakan bahwa "NATO masih belum siap dalam hal pertahanan dan pencegahan."

Poros Rusia-China-Korea Utara


Grand menunjuk ke bukti lain tentang hubungan intrinsik antara keamanan Atlantik Utara dan Indo-Pasifik: keterlibatan Korea Utara dalam perang Rusia-Ukraina.

Pyongyang, yang secara tradisional merupakan mitra dekat China, telah terbentuk sebagai pendukung paling aktif agresi Rusia di Ukraina dan peserta langsung dalam perang tersebut.

Sementara dukungan China sebagian besar bersifat ekonomi dan material, Korea Utara telah mengerahkan ribuan tentara untuk membantu Rusia berperang melawan Ukraina, serta rudal balistik dan jutaan peluru artileri.

"Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat meremehkan ancaman yang ditimbulkan oleh Korea Utara," kata Butyrska, seraya menambahkan bahwa dukungan Pyongyang terhadap usaha militer Rusia "terjadi dengan persetujuan diam-diam China."

"Beijing tertarik untuk memanfaatkan potensi ini guna meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea. Hal ini dapat mengikat pasukan AS di sana pada saat kemungkinan invasi ke Taiwan dan menyeret Korea Utara ke dalam konfrontasi langsung dengan Amerika Serikat," katanya.

Tantangan bersama ini, yang juga terkait dengan Timur Tengah melalui kemitraan Rusia-Iran, menunjukkan bahwa NATO menghadapi tantangan keamanan paling mengerikan sejak Perang Dingin. Oleh karena itu, peringatan Rutte tidak boleh dianggap enteng, kata para pakar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved