Partai Berkuasa di Spanyol Larang Pejabat Gunakan Uang Negara untuk Bayar PSK
Selasa, 08 Juli 2025 - 02:10 WIB
loading...
A
A
A
"Jika kami yakin tubuh wanita tidak untuk dijual, partai kami tidak dapat membiarkan perilaku yang bertentangan dengan itu," kata Sanchez dalam sebuah pertemuan di Madrid pada hari Sabtu, dilansir RT.
Meskipun kritik dan seruan untuk mengundurkan diri terus meningkat, Sanchez menolak untuk mengundurkan diri. "Kapten tidak akan berpaling saat laut berombak. Dia tetap mengemudikan kapal melewati badai," katanya kepada para pemimpin partai.
Hanya beberapa jam sebelum pidatonya yang dijadwalkan, Sanchez menghadapi kekacauan baru setelah skandal baru muncul yang melibatkan salah satu sekutu dekatnya. Francisco Salazar, yang telah dijadwalkan untuk peran kepemimpinan senior, mengundurkan diri setelah tuduhan perilaku tidak pantas oleh beberapa wanita di PSOE.
Menurut elDiario.es, karyawan wanita PSOE yang tidak disebutkan namanya menuduh Salazar membuat komentar cabul tentang pakaian dan tubuh mereka, mengundang mereka makan malam sendirian, dan meminta mereka untuk menginap di rumahnya saat mereka bekerja di bawahnya di Istana Moncloa. Partai tersebut mengonfirmasi tidak ada pengaduan resmi yang diajukan tetapi mengatakan akan memulai penyelidikan.
Pemimpin oposisi Alberto Nunez Feijoo dari Partai Rakyat menuduh kaum Sosialis bertindak seperti "mafia" dan menuntut pemilihan umum. "Orang Spanyol layak mendapatkan pemerintah yang tidak berbohong kepada mereka, yang tidak merampok mereka, tetapi melayani mereka," katanya.
Meskipun kritik dan seruan untuk mengundurkan diri terus meningkat, Sanchez menolak untuk mengundurkan diri. "Kapten tidak akan berpaling saat laut berombak. Dia tetap mengemudikan kapal melewati badai," katanya kepada para pemimpin partai.
Hanya beberapa jam sebelum pidatonya yang dijadwalkan, Sanchez menghadapi kekacauan baru setelah skandal baru muncul yang melibatkan salah satu sekutu dekatnya. Francisco Salazar, yang telah dijadwalkan untuk peran kepemimpinan senior, mengundurkan diri setelah tuduhan perilaku tidak pantas oleh beberapa wanita di PSOE.
Menurut elDiario.es, karyawan wanita PSOE yang tidak disebutkan namanya menuduh Salazar membuat komentar cabul tentang pakaian dan tubuh mereka, mengundang mereka makan malam sendirian, dan meminta mereka untuk menginap di rumahnya saat mereka bekerja di bawahnya di Istana Moncloa. Partai tersebut mengonfirmasi tidak ada pengaduan resmi yang diajukan tetapi mengatakan akan memulai penyelidikan.
Pemimpin oposisi Alberto Nunez Feijoo dari Partai Rakyat menuduh kaum Sosialis bertindak seperti "mafia" dan menuntut pemilihan umum. "Orang Spanyol layak mendapatkan pemerintah yang tidak berbohong kepada mereka, yang tidak merampok mereka, tetapi melayani mereka," katanya.
(ahm)
Lihat Juga :