Trump Ancam Mitra BRICS karena Anti-Amerika, Indonesia Jadi Target?

Senin, 07 Juli 2025 - 11:36 WIB
loading...
Trump Ancam Mitra BRICS...
Presiden AS Donald Trump ancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen pada negara mana pun yang berbisnis dengan BRICS, tanpa kecuali. Dia menuduh BRICS adopsi kebijakan anti-Amerika. Foto/Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen pada negara mana pun yang berbisnis dengan BRICS, tanpa kecuali. Dia menuduh blok ekonomi tersebut mengadopsi "kebijakan anti-Amerika".

Ancaman itu muncul beberapa jam setelah para pemimpin BRICS mengakhiri pertemuan puncak mereka di Rio de Janeiro, Brasil.

Dalam deklarasi bersama mereka, blok tersebut mengkritik tindakan tarif sepihak dan mengutuk apa yang mereka gambarkan sebagai tindakan perdagangan "tanpa pandang bulu", tanpa menyebut AS secara langsung.

"Negara mana pun yang mengikuti kebijakan Anti-Amerika dari BRICS, akan dikenakan tarif tambahan sebesar 10%. Tidak akan ada pengecualian untuk kebijakan ini," tulis Trump dalam sebuah posting di Truth Social pada hari Minggu, yang dikutip Russia Today, Senin (7/7/2025).

Baca Juga: Kekuatan Ekonomi BRICS Lebih Besar dari Blok Barat, Total Tembus Rp323.677 Triliun

Peringatan itu menggemakan pernyataan Trump yang lebih keras pada bulan Februari, ketika dia mengancam anggota BRICS dengan tarif setinggi 100%. Saat itu, dia menyatakan bahwa BRICS "mati" jika membentuk mata uang bersama atau menantang dominasi dolar AS dalam perdagangan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved