Trump Ancam Mitra BRICS karena Anti-Amerika, Indonesia Jadi Target?

Senin, 07 Juli 2025 - 11:36 WIB
loading...
A A A
BRICS, yang awalnya dibentuk oleh Brasil, Rusia, India, dan China pada tahun 2006, telah berkembang hingga mencakup Afrika Selatan, Mesir, Iran, Ethiopia, Uni Emirat Arab, dan Indonesia.

Pada pertemuan puncak kelompok tersebut di kota Kazan, Rusia tahun lalu, BRICS menyetujui status "negara mitra" baru sebagai tanggapan atas meningkatnya minat keanggotaan yang ditunjukkan oleh lebih dari 30 negara.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan selama pertemuan puncak hari Minggu bahwa PDB gabungan blok tersebut telah melampaui G7 jika diukur dengan paritas daya beli.

BRICS sekarang mewakili hampir setengah populasi dunia dan sekitar 40% dari PDB global.

Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump telah meluncurkan kampanye tarif yang ditujukan untuk melindungi produsen AS. Kampanye ini mencapai puncaknya pada tanggal 2 April dengan serangkaian tindakan pada apa yang disebutnya sebagai "Hari Pembebasan", termasuk tarif menyeluruh sebesar 10% dan hingga 70% pada negara-negara yang dituduhnya memperlakukan AS dengan paling "tidak adil".

Sebagian besar tarif dihentikan selama 90 hari untuk memungkinkan negosiasi. Batas waktu telah diperpanjang hingga 1 Agustus, karena Trump sedang menulis surat kepada mitra dagang AS, dengan kesepakatan “terima atau tinggalkan” pertama yang akan dikirim pada hari Senin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved