Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Minggu, 06 Juli 2025 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, saat berbicara kepada wartawan dalam penerbangan pulang dari KTT NATO yang baru saja berakhir di Den Haag, Erdogan mengatakan bahwa negaranya belum menyerah untuk memperoleh jet tempur F-35 dan telah menyampaikan niatnya untuk bergabung kembali dengan konsorsium F-35.
“Kami belum menyerah pada F-35. Kami sedang membahas niat kami untuk kembali ke program tersebut dengan mitra kami,” katanya, yang dilansir kantornya pada 26 Juni.
“Kami membahas masalah tersebut dalam pertemuan kami dengan Tuan Trump, pembicaraan di tingkat teknis telah dimulai. Insya Allah, kami akan membuat kemajuan,” imbuh dia.
Kemudian, utusan AS untuk Ankara menyatakan pada 29 Juni bahwa sanksi AS terhadap sektor pertahanan Turki, yang dijatuhkan atas pembelian sistem pertahanan udara Rusia, kemungkinan akan dicabut pada akhir tahun.
Berbicara kepada kantor berita Anadolu pada hari Minggu,Tom Barrack mengatakan bahwa Trump dan Erdogan akan menginstruksikan diplomat tinggi mereka untuk mencari jalan keluar dan mengakhirinya. "Saya percaya bahwa pada akhir tahun, kita memiliki kemungkinan untuk menemukan solusi," ujarnya.
“Kami belum menyerah pada F-35. Kami sedang membahas niat kami untuk kembali ke program tersebut dengan mitra kami,” katanya, yang dilansir kantornya pada 26 Juni.
“Kami membahas masalah tersebut dalam pertemuan kami dengan Tuan Trump, pembicaraan di tingkat teknis telah dimulai. Insya Allah, kami akan membuat kemajuan,” imbuh dia.
Kemudian, utusan AS untuk Ankara menyatakan pada 29 Juni bahwa sanksi AS terhadap sektor pertahanan Turki, yang dijatuhkan atas pembelian sistem pertahanan udara Rusia, kemungkinan akan dicabut pada akhir tahun.
Berbicara kepada kantor berita Anadolu pada hari Minggu,Tom Barrack mengatakan bahwa Trump dan Erdogan akan menginstruksikan diplomat tinggi mereka untuk mencari jalan keluar dan mengakhirinya. "Saya percaya bahwa pada akhir tahun, kita memiliki kemungkinan untuk menemukan solusi," ujarnya.
(mas)
Lihat Juga :