Trump Bilang Ukraina Butuh Rudal Patriot AS untuk Melawan Rusia

Minggu, 06 Juli 2025 - 10:04 WIB
loading...
Trump Bilang Ukraina...
Presiden AS Donald Trump menyatakan Ukraina membutuhkan rudal Patriot untuk melawan invasi Rusia yang semakin meningkat. Foto/US Army
A A A
KYIV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Ukraina membutuhkan rudal Patriot untuk pertahanan dalam melawan invasi Rusia. Komentarnya muncul setelah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, di mana pemimpin Amerika itu menyuarakan rasa frustrasi atas kegagalan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri perang.

Trump mengatakan kepada wartawan di atas Air Force One bahwa dia melakukan panggilan telepon yang baik dengan Zelensky pada hari Jumat, mengulangi bahwa dia "sangat tidak senang" tentang panggilan teleponnya dengan Putin sehari sebelumnya, mengingat apa yang disebutnya penolakan pemimpin Rusia untuk mengusahakan gencatan senjata.

Ketika ditanya apakah Amerika Serikat akan setuju untuk memasok lebih banyak rudal Patriot ke Ukraina, seperti yang diminta oleh Zelensky, Trump berkata: "Mereka akan membutuhkannya untuk pertahanan...Mereka akan membutuhkan sesuatu karena mereka sedang dilanda cukup keras."

Baca Juga: Terungkap, Misil Iskander Rusia Sukses Kelabui Sistem Rudal Patriot AS di Ukraina

Trump memuji keampuhan rudal Patriot, menyebut senjata itu "cukup menakjubkan."

Saat ditanya tentang prospek gencatan senjata, Trump berkata, "Ini situasi yang sangat sulit... Saya sangat tidak senang dengan panggilan telepon saya dengan Presiden Putin. Dia ingin bertindak keras, terus membunuh orang-itu tidak baik."

Zelensky mengatakan dia telah setuju untuk meningkatkan kemampuan Kyiv guna "mempertahankan langit" Ukraina saat serangan Rusia meningkat. Dia menambahkan dalam pesan di Telegram bahwa dirinya membahas dengan Trump tentang produksi pertahanan bersama, serta pembelian dan investasi.

Ukraina telah meminta Washington untuk menjual lebih banyak rudal dan sistem Patriot yang dianggapnya sebagai kunci untuk mempertahankan kota-kotanya dari serangan udara Rusia yang semakin intensif.

Keputusan Washington untuk menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Ukraina memicu peringatan oleh Kyiv bahwa tindakan tersebut akan melemahkan kemampuannya untuk mempertahankan diri dari serangan udara Rusia dan kemajuan di medan perang.

Jerman mengatakan sedang dalam pembicaraan untuk membeli sistem pertahanan udara Patriot guna menjembatani kesenjangan tersebut.

Sumber yang diberi pengarahan tentang panggilan telepon Trump-Zelensky mengatakan kepada Reuters, Minggu (6/7/2025), bahwa mereka optimistis bahwa pasokan rudal Patriot dapat dilanjutkan setelah apa yang mereka sebut sebagai percakapan "sangat baik" antara kedua presiden.

Trump mengatakan bahwa dia juga berbicara dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz tentang permintaan Ukraina untuk rudal Patriot tetapi belum ada keputusan yang dibuat untuk memasok rudal canggih tersebut.

Media AS; Axios melaporkan bahwa panggilan telepon Trump-Zelensky berlangsung sekitar 40 menit, di mana Trump memberi tahu Zelensky bahwa dia akan memeriksa senjata AS apa yang akan dikirim ke Ukraina.

Zelensky, dalam pidato video malam harinya, mengatakan bahwa dia dan Trump telah sepakat untuk mengatur pertemuan antara timnya untuk memperkuat pertahanan udara.

"Kami telah melakukan diskusi yang sangat rinci tentang produksi bersama. Kita membutuhkannya, Amerika membutuhkannya," paparnya.

Percakapan itu terjadi sehari setelah Trump mengatakan bahwa dia mengalami kekecewaan saat menelepon Putin.

Rusia menghantam Kyiv dengan serangan pesawat nirawak terbesar dalam perang di ibu kota beberapa jam setelah percakapan Trump dengan Putin pada hari Kamis.

Zelensky menyebut serangan itu sengaja dilakukan secara besar-besaran dan sinis.

Kyiv di masa lalu menerima baterai dan amunisi Patriot dari AS dalam bentuk bantuan di bawah Presiden Joe Biden saat itu.

Trump mengkritiknya karena mengirim senjata ke Ukraina tanpa mendapatkan imbalan apa pun, dan sejak menjabat telah mengawasi perubahan dramatis dalam hubungan dengan Kyiv.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved