Baba Vanga-nya Jepang Ramal Tsunami Dahsyat 5 Juli 2025 Picu Ketakutan, Pakar Angkat Bicara

Kamis, 03 Juli 2025 - 12:44 WIB
loading...
A A A
Kimiro Meguro, seorang profesor yang mengkhususkan diri dalam mitigasi bencana di universitas yang sama, menegaskan hal ini: “Ini tidak menggunakan pendekatan ilmiah terhadap seismologi. Rumor seperti ini hanya membuat orang gelisah, dan kerumunan yang gelisah dapat menimbulkan bahaya lain.”

Dampak pada Pariwisata dan Ekonomi


Meskipun ada jaminan ilmiah, prediksi komik manga tersebut telah memiliki konsekuensi di dunia nyata.

Menurut Takahide Kiuchi, ekonom eksekutif di Nomura Research Institute, Jepang dapat kehilangan hingga ¥560 miliar (USD3,9 miliar) dalam pendapatan pariwisata jika ketakutan terus menghalangi pelancong internasional.

Greater Bay Airlines Hong Kong telah melaporkan penurunan pemesanan sebesar 30% dan telah mengurangi penerbangan ke Jepang.

Prefektur Tottori, yang terletak di Jepang barat daya, menyatakan bahwa pemesanan dari Hong Kong telah turun hampir 50%.

Secara keseluruhan, operasi penerbangan telah turun hingga 83% dari kapasitas normal, dengan maskapai lain mengikuti dengan mengurangi rute mereka.

Gubernur Shinji Hirai dari Tottori mengakui implikasi yang parah: "Minat untuk datang ke Jepang mulai memudar. Dampak rumor tersebut tidak dapat disangkal."

Selain itu, gempa bumi pada tanggal 28 Maret di Myanmar dan publikasi pemerintah baru-baru ini tentang skenario terburuk Palung Nankai telah semakin memicu ketidakpastian publik. Bahkan Kedutaan Besar China di Tokyo menyarankan warganya untuk mempertimbangkan pengaturan keselamatan saat bepergian di Jepang selama periode ini.

Reaksi Otoritas dan Pakar Jepang


Pejabat setempat telah menyuarakan kekhawatiran tentang penyebaran ramalan yang tidak ilmiah yang tidak terkendali.

Gubernur Yoshihiro Murai dari Prefektur Miyagi menyatakan: "Ini adalah masalah besar bahwa informasi berdasarkan bukti yang tidak ilmiah menyebar di media sosial dan berdampak pada pariwisata."

Gubernur Tokushima Masazumi Gotoda juga mengingatkan publik tentang realitas yang lebih luas: "Gempa bumi dapat terjadi kapan saja, di mana saja, terlepas dari apa yang dikatakan buku komik."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved