AS Hentikan Kiriman Senjata ke Ukraina, Kyiv Waswas Rusia Gencarkan Serangan

Kamis, 03 Juli 2025 - 09:49 WIB
loading...
AS Hentikan Kiriman...
Amerika Serikat hentikan pengiriman beberapa senjata ke Ukraina. Kyiv khawatir langkah AS ini memicu Rusia untuk gencarkan serangan. Foto/NATO
A A A
KYIV - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Ukraina yang dijanjikan di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden. Kyiv khawatir langkah Washington ini memicu Rusia untuk menggencarkan serangannya.

Janji-janji era Biden, yang mencakup berbagai amunisi untuk memperkuat pertahanan Ukraina, sekarang sedang ditinjau karena Pentagon menilai kembali tingkat inventaris saat ini. Langkah tersebut dapat menandakan perubahan prioritas di bawah Presiden Donald Trump, yang telah mendesak agar postur militer global lebih terkendali.

"Keputusan ini dibuat untuk mengutamakan kepentingan Amerika setelah meninjau kembali dukungan dan bantuan militer negara kita kepada negara-negara lain di seluruh dunia," kata juru bicara Gedung Putih Anna Kelly dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Serangan Rusia Mengganas, Negara NATO Bakal Kerahkan Jet Tempur F-35 Lindungi Pusat Bantuan Ukraina

Penilaian internal oleh Pentagon menemukan beberapa persediaan "terlalu rendah" untuk membenarkan pemindahan segera ke Ukraina, kata seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim, menurut laporan Politico, Kamis (3/7/2025).

"Militer Amerika tidak pernah lebih siap dan lebih mampu," imbuh juru bicara Pentagon Sean Parnell, yang mencatat bahwa rancangan undang-undang (RUU) pajak dan pengeluaran pertahanan yang besar di Kongres akan membantu memodernisasi sistem untuk pencegahan jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved