AS Hentikan Kiriman Senjata ke Ukraina, Kyiv Waswas Rusia Gencarkan Serangan

Kamis, 03 Juli 2025 - 09:49 WIB
loading...
A A A
Penghentian bantuan senjata AS terjadi pada saat yang genting bagi Ukraina, karena Rusia mengintensifkan pengeboman udaranya dalam salah satu fase perang terberat. Harapan untuk gencatan senjata–yang telah lama diperjuangkan oleh Trump–semakin memudar, dengan pembicaraan antara Kyiv dan Moskow terhenti.

Sejak dimulainya invasi skala penuh Rusia pada bulan Februari 2022, AS telah menyediakan lebih dari USD66 miliar dalam bentuk senjata dan bantuan keamanan ke Ukraina.

Sepanjang perang, Washington juga telah mendesak sekutunya untuk memasok sistem pertahanan udara, khususnya baterai rudal Patriot. Namun, banyak anggota NATO tetap enggan menyerahkan sistem tersebut, terutama negara-negara di Eropa Timur yang waspada terhadap Rusia.

Trump, yang bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama pertemuan puncak NATO minggu lalu, mengakui permintaan Ukraina untuk lebih banyak rudal pencegat Patriot.

“Mereka memang ingin memiliki misil antirudal, oke, begitu mereka menyebutnya–Patriot,” kata Trump.

“Kami akan melihat apakah kami bisa membuatnya beberapa tersedia. Kami juga membutuhkannya. Kami memasoknya ke Israel, dan itu sangat efektif. Sulit dipercaya betapa efektifnya," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved