Dibom Israel hingga Berkeping-keping, Dokter Marwan Al-Sultan Berjuang hingga Napas Terakhir

Kamis, 03 Juli 2025 - 07:57 WIB
loading...
A A A
Kementerian tersebut juga mengatakan jumlah korban tewas di Gaza melewati angka 57.000 pada hari Selasa hingga Rabu, setelah rumah sakit menerima 142 jenazah pada Rabu malam.

Sejak Rabu dini hari, serangan Israel menewaskan total 40 orang di seluruh Jalur Gaza, kata Kementerian Kesehatan Gaza. Pejabat rumah sakit mengatakan sedikitnya empat anak dan tujuh wanita termasuk di antara yang tewas.

Militer Israel mengeklaim sedang menyelidiki laporan tentang serangan tersebut.

Kematian terbaru di Gaza terjadi saat Hamas mengatakan sedang mempelajari apa yang disebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai proposal gencatan senjata terakhir untuk Gaza.

Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa Israel telah menyetujui persyaratan yang diperlukan untuk menyelesaikan gencatan senjata 60 hari dengan Hamas setelah apa yang dia gambarkan sebagai pertemuan yang panjang dan produktif antara perwakilannya dan pejabat Israel.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan sedang mempelajari tawaran gencatan senjata baru yang diterimanya dari mediator Mesir dan Qatar tetapi menekankan bahwa mereka bertujuan untuk mencapai kesepakatan yang akan memastikan berakhirnya perang dan penarikan Israel dari Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan pemusnahan Hamas dalam pernyataan publik pertamanya sejak pengumuman Trump.

"Tidak akan ada Hamas. Tidak akan ada Hamastan. Kami tidak akan kembali ke masa itu. Sudah berakhir," kata Netanyahu dalam sebuah pertemuan yang diselenggarakan oleh jaringan pipa Trans-Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved