Iran Sebut Serangan Israel Teater Politik yang Lemah, Gagal Capai Tujuan

Rabu, 02 Juli 2025 - 11:15 WIB
loading...
Iran Sebut Serangan...
Serangan rudal Iran menghancurkan wilayah di Israel. Foto/tasnim
A A A
TEHERAN - Serangan Israel terhadap Iran gagal mencapai tujuannya, menurut juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani dalam sambutannya kepada Al Mayadeen. Iran berhasil membalas dengan menghancurkan banyak kota rezim penjajah Zionis.

“Operasi Israel Rising Lion untuk menargetkan fasilitas militer dan nuklir Iran merupakan kesalahan perhitungan strategis yang hanya memperkuat tekad Iran,” tegas Fatemeh Mohajerani.

Tanggapan Militer


“Klaim bahwa Israel melemahkan kemampuan pertahanan Iran adalah untuk konsumsi dalam negeri (Israel)," tegas juru bicara tersebut.

“Sistem pertahanan Iran tetap kuat, mandiri, dan dibangun untuk ancaman simetris dan asimetris,” papar dia.

Dia menambahkan, "Tanggapan kami terukur, sah, dan efektif – dan menyampaikan pesan yang kami maksudkan."

Program Nuklir Terus Berlanjut


Iran tetap berkomitmen memajukan program nuklir damai melalui pengembangan teknologi canggih.

Mohajerani menyesalkan fakta bahwa IAEA dan direktur jenderalnya, Rafael Grossi, gagal "mengecam serangan pengecut tersebut."

Parlemen Iran, tegasnya, telah mendukung RUU untuk mengurangi kerja sama dengan pengawas nuklir tersebut.

Pesan untuk Barat


“Keheningan Barat atau persetujuan pasif atas tindakan Israel membuatnya terlibat dalam kejahatan perang," tegas juru bicara pemerintah Iran.

“Konflik ini membuktikan militerisme dan kebijakan yang gegabah tidak mendatangkan keamanan. Kebijakan tersebut hanya memperdalam ketidakstabilan," simpul Fatemeh Mohajerani.

Baca juga: Iran Akui Kerusakan Serius Terjadi di Situs Nuklir akibat Serangan AS dan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved