Mengaku Reinkarnasi Yesus, Pria Ini Dijatuhi Hukuman 12 Tahun Penjara

Rabu, 02 Juli 2025 - 09:33 WIB
loading...
Mengaku Reinkarnasi...
Sergey Torop dihukum penjara 12 tahun. Foto/Sputnik/Alexander Kryazhev
A A A
MOSKOW - Pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dengan keamanan maksimum kepada Sergey Torop, mantan polisi lalu lintas yang mengaku sebagai reinkarnasi Yesus Kristus. Torop dihukum karena menyebabkan kerugian psikologis dan fisik kepada para pengikutnya dan mengeksploitasi mereka secara finansial.

Torop, yang dikenal dengan nama Vissarion, mendirikan Gereja Perjanjian Terakhir pada tahun 1991 di wilayah Krasnoyarsk, Rusia.

Sekte tersebut menarik ribuan pengikut dengan gaya hidup ketat yang melarang daging, alkohol, merokok, bersumpah, dan penggunaan uang.

Para anggotanya hidup sebagai petani subsisten vegetarian di pemukiman terpencil di Siberia.

Pengadilan Novosibirsk juga menjatuhkan hukuman 12 dan 11 tahun kepada para pembantu Torop, Vladimir Vedernikov dan Vadim Redkin.

Ketiganya membantah melakukan kesalahan selama persidangan, dan diperintahkan membayar 40 juta rubel (sekitar USD511.500) sebagai ganti rugi moral.

Dakwaan tersebut bermula dari berbagai kegiatan antara tahun 1991 dan 2020, di mana para penyelidik menemukan 16 orang mengalami kerugian moral, enam orang mengalami cedera parah, dan satu orang mengalami penurunan kesehatan akibat praktik sekte tersebut.

Gerakan tersebut berada di bawah pengawasan hukum pada dua kesempatan terpisah pada tahun 2020.

Pada bulan Februari tahun itu, para anggota gereja diinterogasi sebagai bagian dari penyelidikan atas korupsi dan penipuan di Sekolah Istoki, yang dihadiri anak-anak pengikut Vissarion.

Kemudian pada bulan Agustus, satu kasus pidana dibuka setelah perwakilan dari Yesus gadungan itu mencegah jurnalis untuk merekam di dalam komunitas tersebut.

Pada bulan September 2020, Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menggerebek dan menangkap Torop dan beberapa rekannya, menyusul tuduhan adanya tekanan psikologis dan eksploitasi finansial dalam sekte tersebut.

Selama penggerebekan, polisi menemukan setumpuk perhiasan, senjata, mainan dewasa, dan uang, termasuk rubel, dolar, dan euro.

Terdaftar secara resmi pada tahun 1995 sebagai organisasi keagamaan, Gereja Perjanjian Terakhir kemudian dibubarkan setelah tindakan hukum terhadap para pemimpinnya.

Sekte tersebut mendapat perhatian internasional pada tahun 2012 ketika Vice News merilis dokumenter YouTube berjudul Pemimpin Sekte Siberia Berpikir Dia Yesus.

Baca juga: Iran Akui Kerusakan Serius Terjadi di Situs Nuklir akibat Serangan AS dan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved