Rusia Nyatakan Bos Tentara Bayaran AS Teroris karena Ikut Perang Bela Ukraina

Selasa, 01 Juli 2025 - 10:11 WIB
loading...
Rusia Nyatakan Bos Tentara...
Ryan David O’Leary, bos tentara bayaran Amerika Serikat, masuk daftar teroris dan ekstremis pemerintah Rusia karena ikut perang membela Ukraina. Foto/Courtesy of Ryan O’Leary
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia telah menempatkan Ryan David O'Leary, pemimpin kelompok tentara bayaran Amerika Serikat (AS) dalam daftar teroris dan ekstremis. Alasannya, bos kelompok tentara bayaran Chosen Company itu ikut bertempur atas nama Ukraina.

O'Leary merupakan mantan anggota Angkatan Darat Garda Nasional AS yang kemudian beralih menjadi pemimpin tentara bayaran.

Nama O'Leary muncul dalam daftar yang dikelola oleh Layanan Pemantauan Keuangan Federal Rusia selama akhir pekan. Penunjukannya sebagai teroris membawa berbagai akibat, termasuk pembekuan aset, pembatasan ketat akses ke layanan perbankan, dan pembatasan lainnya.

Baca Juga: Rusia Ngamuk, Bombardir Ukraina Besar-besaran

Laporan Russia Today, Selasa (1/7/2025), menyebutkan O'Leary telah masuk ke radar penegak hukum Rusia tahun lalu atas invasi Ukraina ke Wilayah Kursk Rusia. Menurut Moskow, dia diburu karena berbagai kejahatan, mulai dari memasuki negara Rusia secara ilegal hingga melakukan aksi teror terhadap warga sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved