Pemred Media Iran Menyebut Kepala IAEA Layak Dieksekusi karena Bekerja untuk Mossad

Senin, 30 Juni 2025 - 03:50 WIB
loading...
Pemred Media Iran Menyebut...
Rafael Grossi dituding sebagai agen Mossad sehingga layak dieksekusi oleh Iran. Foto/X/@rafaelmgrossi
A A A
TEHERAN - Pemimpin redaksi surat kabar Keihan di Iran Hossein Shariatmadari menuduh Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi bekerja untuk Mossad Israel dan meminta pihak berwenang untuk menolaknya masuk ke negara itu. Selain itu, dia menuntut agar Grossi diekskusi karena merupakan agen Mossad.

"Berbagai dokumen telah muncul yang mengungkap hubungan rahasia Anda dengan Mossad," tulis Hossein Shariatmadari, dengan mengatakan kerja sama Grossi dengan intelijen Israel telah terungkap.

Shariatmadari menuntut Iran untuk mengajukan pengaduan pidana internasional terhadap Grossi.

"Hukuman paling ringan bagi agen rezim Zionis yang teridentifikasi ini adalah, pertama, menolaknya masuk ke Iran, dan kedua, mengadilinya secara internasional karena memata-matai Mossad," katanya.

Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengecam laporan seruan di Iran untuk mengeksekusi Rafael Grossi, kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Yossi Cohen, Mantan...
Yossi Cohen, Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved