Korupsi dan Dukung Hizbullah, Pejabat Lebanon Disanksi AS

Rabu, 09 September 2020 - 04:50 WIB
loading...
Korupsi dan Dukung Hizbullah,...
Pembantu politik tertinggi untuk ketua parlemen Lebanon, Ali Hasan Khalil, (Kiri) dan mantan Menteri Pekerjaan Umum negara itu Youssef Fenianos (Kanan) dijatuhkan sanksi oleh AS. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Pembantu politik tertinggi untuk ketua parlemen Lebanon , Ali Hasan Khalil, dan mantan Menteri Pekerjaan Umum negara itu Youssef Fenianos dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) . Keduanya diduga telah melakukan korupsi dan mendukung kelompok Hizbullah .

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa para pemimpin politik Lebanon telah mengabaikan tanggung jawab mereka untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya dan sebaliknya membangun sistem politik yang melayani kepentingan pribadi mereka.

"Saat memegang posisi di kabinet Lebanon sebelumnya, Fenianos dan Khalil mengarahkan bantuan politik dan ekonomi kepada Hizbullah, termasuk memastikan perusahaan milik Hizbullah memenangkan kontrak pemerintah senilai jutaan dolar dan memindahkan uang dari kementerian pemerintah ke lembaga terkait Hizbullah," ujarnya seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (9/9/2020).(Baca juga: AS Tegaskan Tolak Keterlibatan Hizbullah di Pemerintahan Lebanon )

Pompeo mengatakan AS akan terus mendukung seruan rakyat Lebanon untuk diakhirinya korupsi dan stagnasi politik.

Asisten Menteri Luar Negeri AS, David Schenker, mengatakan bahwa akan ada lebih banyak sanksi untuk para pejabat Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved