Korupsi dan Dukung Hizbullah, Pejabat Lebanon Disanksi AS
Rabu, 09 September 2020 - 04:50 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat senior AS mengatakan mantan Menteri Keuangan Ali Hasan Khalil dan Fenianos didakwa bersekongkol dengan Hizbullah dengan mengorbankan rakyat dan institusi Lebanon.
Menurut pejabat tersebut, kedua pejabat Lebanon itu secara terang-terangan menggunakan posisi mereka untuk mengisi kantong mereka sendiri dan mengkhianati kepercayaan publik.
Para pejabat mengatakan AS tidak akan ragu untuk memberikan sanksi kepada individu lain yang mendukung dan memungkinkan kegiatan terlarang Hizbullah.
"Kedua mantan menteri benar-benar menjadi contoh cara lama melakukan korupsi dalam berbisnis di antara elit politik Lebanon," kata salah satu pejabat.
Pejabat itu mengungkapkan bahwa Khalil pernah mencoba melobi sanksi AS yang lebih ringan untuk membuat Hizbullah mendapatkan "uang bergerak." Dia adalah Menteri Keuangan Lebanon dari 2014 hingga awal 2020.
Menurut pejabat tersebut, kedua pejabat Lebanon itu secara terang-terangan menggunakan posisi mereka untuk mengisi kantong mereka sendiri dan mengkhianati kepercayaan publik.
Para pejabat mengatakan AS tidak akan ragu untuk memberikan sanksi kepada individu lain yang mendukung dan memungkinkan kegiatan terlarang Hizbullah.
"Kedua mantan menteri benar-benar menjadi contoh cara lama melakukan korupsi dalam berbisnis di antara elit politik Lebanon," kata salah satu pejabat.
Pejabat itu mengungkapkan bahwa Khalil pernah mencoba melobi sanksi AS yang lebih ringan untuk membuat Hizbullah mendapatkan "uang bergerak." Dia adalah Menteri Keuangan Lebanon dari 2014 hingga awal 2020.
Lihat Juga :