Terungkap, AS Ragu Bom Bunker Buster GBU-57 Mampu Tembus Situs Nuklir Fordo Iran

Jum'at, 20 Juni 2025 - 09:21 WIB
loading...
Terungkap, AS Ragu Bom...
Amerika Serikat ternyata ragu bom Bunker Buster GBU-57 mampu menembus situs nuklir Fordo yang terletak jauh di bawah tanah di sebuah gunung di Iran. Foto/via WSJ
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata ragu bahwa bom "Bunker Buster" GBU-57 mampu menembus situs nuklir Fordo yang berlokasi jauh di bawah tanah di Iran. Padahal, Israel menyatakan bom itu satu-satunya senjata yang bisa diandalkan untuk menghancurkan situs nuklir tersebut.

Mengutip laporan The Guardian, Jumat (20/6/2025) Trump telah menyarankan kepada pejabat pertahanan Amerika bahwa masuk akal bagi AS untuk meluncurkan serangan terhadap Iran hanya jika bom "Bunker Buster" dijamin akan menghancurkan fasilitas pengayaan uranium kritis di Fordow. Demikian diungkap orang-orang yang mengetahui pertimbangan tersebut.

Trump diberitahu bahwa menjatuhkan GBU-57, bom 13,6 ton (30.000 plb) akan secara efektif menghilangkan Fordow. Tapi, menurut sumber-sumber tersebut, Trump tampaknya tidak sepenuhnya yakin, dan telah menahan otorisasi serangan karena dia juga menunggu kemungkinan bahwa ancaman keterlibatan AS akan membuat Iran berbicara.

Baca Juga: Iran Akan Terus Serang Israel: Situs Nuklir Zionis Bakal Hadapi Pukulan Telak

Efektivitas GBU-57 telah menjadi topik pertengkaran yang mendalam di Pentagon sejak awal masa jabatan Trump, menurut dua pejabat pertahanan yang diberi pengarahan bahwa mungkin hanya senjata nuklir taktis yang mampu menghancurkan Fordow karena lokasinya sangat dalam di bawah tanah.

Trump tidak mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir taktis di Fordow dan kemungkinan tidak disajikan oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf gabungan Jenderal Dan Caine dalam pertemuan di ruang situasi Gedung Putih, menurut dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Tetapi para pejabat pertahanan yang menerima briefing diberitahu bahwa menggunakan bom konvensional, bahkan sebagai bagian dari paket serangan yang lebih luas dari beberapa GBU-57, tidak akan menembus di bawah tanah yang cukup dalam dan bahwa itu hanya akan melakukan kerusakan yang cukup untuk runtuhnya terowongan dan menguburnya di bawah puing-puing.

Para pejabat pertahanan juga diberitahu bahwa untuk benar-benar menghancurkan Fordow, yang diperkirakan intelijen Israel sejauh 300 kaki, kemungkinan akan mengharuskan AS untuk melunakkan tanah dengan bom konvensional dan akhirnya menjatuhkan senjata nuklir taktis dari bom B2.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved